Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2004-01-12 11:48:13    
Kerusuhan kota Amara, Irak selatan menerangkan apa

cri
Meskipun peristiwa kerusuhan di kota Amara, bagian selatan Irak pada Sabtu dan Minggu lalu telah ditindas dengan kekuatan tentara Inggris untuk Irak dan polisi Irak, tapi kemarahan rakyat Irak terhadap tentara pendudukan asing tetap memuncak. Ada yang mengatakan, kerusuhan Amara hanya merupakan suatu gambaran ringkas situasi pergolakan Irak, yang sekali lagi menerangkan bahwa pendudukan militer asing tidak mungkin membawa perdamaian dan ketentraman bagi Irak, pemulihan ketertiban dan kestabilan Irak masih panjang jalannya.

Kota Amara yang terletak di sekitar 360 kilometer sebelah tenggara kota Bagdhad, ibukota Irak, adalah daerah pemukiman golongan Syiah Muslim Irak, yang sekarang dikuasai oleh tentara Inggris.

Seperti situasi daerah lain di bagian selatan Irak, situasi Amara relatif tenteram dibandingkan dengan situasi bagian tengah dan utara Irak. Akan tetapi, justru kota seperti Amara yang relatif tenteram itu, tingkat penganggurannya setelah berakhirnya perang utama Perng Irak mencapai 50%, kekurangan air dan listrik pada masa panjang dan bahan kehidupan pokok tetap menyengsarakan rakyat setempat. Dengan demikian, mereka tak dapat tidak mengadakan unjuk rasa dan protes terhadap pihak penguasa tentara Inggris. Massa setempat dengan marah mengatakan, yang dilakukan hanya unjuk rasa untuk perdamaian, tapi ditindas dengan kejam oleh tentara Inggris dan polisi Irak. Mereka mengharapkan tentara pendudukan asing sedini mungkin meninggalkan kampung halaman mereka.

Kerusuhan Amara menunjukkan, bahwa pendudukan tentara Amerika-Inggris terhadap Irak walaupun sudah hampir 10 bulan, tapi rasa kofrontasi antara mereka dan massa rakyat Irak tetap sangat tajam,. Di berbagai tempat Irak, khususnya di daerah Delta suny di Irak utara, serangan bersenjata anti tentara Amerika-Inggris terus berlangsung, dan terus terjadi demonstrasi untuk menentang pendudukan militer asing, memprotes tindakan kekuatan dari luar yang melanggar adat istiadat keagamaan dan kebudayaan negerinya serta menuntut diperolehnya lowongan kerja. Untuk menggeledah dan menindas kekuatan bersenjata anti Amerika, Tentara Amerika menggunakan pesawat terbang, meriam dan tank untuk melakukan pemboman secara membabi-buta terhadap kota dan desa Irak. Selain itu, tentara Amerika juga semau-maunya masuk rumah orang untuk melakukan penggeledahan dan pemeriksaan , dan menangkap orang yang dicurigai. Semua tindakan kasar yang bertentangan dengan kemanusiaan itu menyebabkan lebih banyak orang Irak dan orang Arab lainnya ikut serta dalam barisan bersenjata anti Amerika. Walaupun kini latar belakang kekuatan bersenjata anti Amerika di Irak sangat rumit, tapi mayoritas orang Irak menyatakan tidak puas terhadap keadaan pendudukan tentara Amerika atas Irak, menutut tentara pendudukan asing secepatnya menarik diri dari Irak. Ini sudah menjadi kenyataan yang tak terbantah. Untuk membujuk hati rakyat, baru-baru ini, sebagian orang Irak yang ditahan sudah dibebaskan, akan tetapi, taktik wortel dan pentung yang sudah biasa digunakan Amerika itu tidak dapat menghapuskan ketidak-puasan orang Irak terhdap tentara pendudukan asing, dan juga sangat sulit membuat mereka menghentikan perjuangan perlawanannya.

Selain orang Irak yang biasa, bahkan Dewan Pemerintahan Sementara Irak yang diangkat oleh pihak penguasa pendudukan Amerika juga sangat tidak puas terhadap tindakan Amerika selaku penguasa selalu main perintah terhadap mereka. Karena tentangan Dewan Pemerintahan Sementara Irak, rencana Turki untuk mengirim tentara ke Irak akhirnya dibatalkan. Akan tetapi dalam masalah-masalah penting lain, Dewan Pemerintahan Sementara Irak walaupun berbeda pendapat , tapi hanya dapat tunduk pada pengaturan tentara pendudukan .