Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2004-03-04 11:34:46    
Pertemuan Menteri luar Negeri ASEAN diadakan di Vietnam

cri

Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN selama dua hari diadakan di Ha long Vietnam utara hari ini. Menteri Luar Negeri 10 negara ASEAN peserta pertemuan itu akan terutama membahas masalah mendorong lebih lanjut kerja-sama ekonomi ASEAN serta mempererat persatuan internnya,dan mengadakan persiapan untuk Pertemuan tingkat menteri ASEAN dan KTT ASEAN.

Menurut pejabat Kementerian Luar Negeri Vietnam, pertemuan itu masih akan membahas bagaimana melaksanakan dengan efektif resolusi terkait KTT ASEAN ke-9 serta KTT khusus ASEAN- Jepang, bagaimana mengembangkan lebih lanjut hubungan ASEAN dengan negara-negara Asia timur laut serta negara mitra lain, bagaimana meningkatkan kerja-sama intern ASEAN di bidang anti terorisme dan menggempur kejahatan lintas negara. Selain itu, Pertemuan itu juga akan membahas pembinaan sistem keamanan regional serta beberapa masalah yang bersangkutan dengan Forum Regional ASEAN.

Menteri Luar Negeri Vietnam sebagai tuan rumah, Nguyen Dy Nien kemarin mengatakan, pertemuan kali ini diselenggarakan dengan latar belakang ASEAN mencapai kemajuan yang penting dalam aktif mendorong proses integrasi ASEAN serta meningkatkan pertukaran dan kerja-sama dengan negara-negara di luar regional . Selama satu tahun yang lalu, ASEAN dengan sukses menyelenggarakan KTT ASEAN ke-9, mengeluarkan Deklarasi Persetujuan ke-2 ASEAN , memutuskan akan membentuk Masyarakat Keamanan ASEAN , Masyarakat Ekonomi ASEAN dan Masyarakat Sosial dan Kebudayaan ASEAN pada tahun 2020, ,sehingga merancangkan gambar biru pembentukan Masyarakat ASEAN yang tinggi integrasinya pada tahun 2020. Bersamaan dengan itu, kerja-sama ASEAN dengan banyak negara dan kawasan di laur regional di bidang politik dan ekonomi telah mengayungkan langkah sangat besar , pertukaran dan kerja-sama ASEAN dengan Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan lebih-lebih amat erat, kini, Tiongkok dan Jepang sudah menjadi negara mitra strategis bagi ASEAN. Kesemuanya ini meningkatkan lebih lanjut reputasi initernasional dan citra internasional ASEAN, dan mendatangkan peluang yang tak ada sebelumnya bagi pembangunan ASEAN pada masa mendatang.

Sementara itu Nguyen Dy Nien menekankan pula, pertemuan kali ini diadakan justru dalam keadaan dimana ASEAN menghadapi banyak tantangan. Pertama, menyusul terjadinya epidemi SARS tahun lalu di sebagian negara anggota ASEAN, tahun ini, di Vietnam, Thailand dan Indonesia susul-menyusul terjadi lagi epidemi flu burung, sehingga pertumbuhan ekonomi di negara-negara tersebut bahkan seluruh kawasan sangat terpengaruh. Kedua, meskipun dalam tubuh ASEAN terbina serentetan mekanisme kerja sama, tetapi karena sebagian mekanismenya masih belum dapat sepenuhnya berperan dengan efektif, maka kerja sama ASEAN dalam beberapa bidang tertentu terikat. Nguyen Dy Nien mengatakan, untuk memanfaatkan peluang dan menyongsong tantangan, berbagai negara ASEAN hendaknya dapat duduk untuk mengadakan pertukaran dengan terus-terang dan menjajaki cara penyelesaian masalah-masalah menonjol dewasa ini.

Sementara itu, dikabarkan para Menteri Luarnegeri Negeri peserta juga akan membahas pelaksanaan dua gagasan yang diketengahkan Vietnam dalam KTT ke-9, gagasan pertama yaitu menyelenggarakan pertemuan tentang peringanan kemiskinan dan memperkecil kesengjangan perkembangan antar daerah, supaya pemimpin-pemimpin negara terkait di kawasannya berkesempatan bertukar pengalaman; Gagasan ke-2, menyelenggarakan festival pariwisata Asia Timur untuk mendorong perkembangan industri pariwisata Asia Timur.

Media pers Asia Timur pada umumnya menaruh harapan besar atas pertemuan kali ini, mengharapkan Menteri Luar Negeri berbagai negara dapat mencapai kesepahaman sekitar peningkatan kerja sama, pemeliharaan perdamaian dan kestabilan regional mempercepat pengintegrasian ekonomi ASEAN untuk meletakkan dasar baik bagi KTT ASEAN yang akan diselenggarakan tahun ini.