Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2004-04-15 11:47:57    
Amerika Serikat Minta Iran Menyelesaikan krisis Irak

cri

Menghadapi semakin meningkatnya kekacauan di Irak, Amerika terpaksa secara resmi meminta Iran musuh lama Amerika membantu melakukan penengahan. Menteri Luar Negeri Iran Kamal Kharazi kemarin mengatakan, Amerika Serikat sudah secara resmi dalam suratnya kepada Iran meminta Iran membantu mengakhiri konflik kekerasan yang terjadi di Irak dan menyelesaikan krisis Irak. Selain itu, pihak resmi Iran membenarkan bahwa seorang pejabat senior dari Kementerian Luar Negeri Iran kemarin sudah berangkat ke Baghdad ibukota Irak untuk melakukan penengahan .

Menurut berita yang terbaru, setelah Iran mengirim pejabat untuk melakukan penengahan, seorang juru bicara Moqtada Al Sadr, pemimpin Islam sekte Syiah Irak kemarin menyatakan, Sadr sudah memutuskan untuk membatalkan semua syarat tentang perundingan dengan tentara koalisi di Irak yang diajukannya sebelum itu. Akan tetapi, belum jelas, apakah keputusan Sadr itu bersangkutan dengan penengahan Iran.

Menurut analis, permintaan secara resmi Amerika supaya Iran musuh lamanya itu membantu melakukan penengahan dalam masalah Irak memang tindakan yang terpaksa. Setelah meletusnya revolusi Islam di Iran tahun 1979, amerika memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran. Dua tahun yang lalu, Amerika Serikat bahkan menyebut Iran sebagai poros jahat. Kini, Amerika masih tetap mengecam Iran mengembangkan senjata nuklir secara rahasia , dan secara diam-diam menyokong kekuatan bersenjata anti-Amerika kaum Islam Sekte Syiah Irak pimpinan Sadr. Menurut analis, apabila tidak mengalami krisis yang tak dapat diselesaikan dan harus diselesaikan di Irak , Amerika mutlak tidak meminta bantuan dari Iran .

Bagi Amerika Serikat , situasi krisis di Irak kini sangat sulit diselesaikan dalam waktu yang singkat dengan mengandalkan tentara koalisi di Irak, tapi krisis tersebut tidak dapat tidak diselesaikan secepatnya. Amerika Serikat sudah menegaskan kembali , jadwal waktu penyerahan kekuasaan kepada Irak pada akhir bulan Juni mendatang tetap tidak berubah. Amerika pasti tidak mengharapkan penyerahan kekuasaan dalam keadaan situasi sampai saat itu sama dengan situasi kini bahkan lebih memburuk. Selain itu , tahun ini adalah tahun pemilihan umum Amerika Serikat, sedang Presdien Bush sudah mengalami serentetan peristiwa yang tidak menguntungkan bagi terpilihnya lagi sebagai presiden, antara lain penyelidikan peristiwa ll September. Apabila situasi Irak tidak dapat dipadamkan secepatnya, pasti akan timbul dampak yang lebih besar bagi Bush untuk mengusahakan terpilihnya lagi sebagai presiden. Tidak sulit diketahui, justru dalam keadaan yang tidak ada pilihan lain inilah , Amerika baru meminta bantuan dari Iran .

Yang pelik ialah walaupun mengirim pejabat ke Irak untuk melakukan penengahan, tapi Iran menyatakan, hubungan antara Amerika dan Iran dalam masalah Irak sudah putus, karena Iran berpendapat, hubungan tersebut tidak dapat membuahkan hasil. Menteri Kamal Kharazi kemarin mengatakan, Amerika kini sedang menempuh jalan yang salah, mengandalkan kekuatan bersenjata adalah kesalahan besar yang akan mendatangkan akibat serius. Kharazi menunjukkan, bahwa Amerika harus melakukan konsultasi dengan pemimpin agama Irak serta negara-negara tetangga Irak , kalau tidak demikian, krisis di Irak kini tidak dapat diselesaikan.

Mengapa Iran di satu pihak mengirim pejabat senior ke Irak untuk melakukan penengahan, sedang di pihak lain memutuskan kontak dan hubungan dengan Amerika. Sebagaimana diketahui umum, Iran senantiasa berpendirian, tentara pendudukan asing harus meninggalkan Irak, secepatnya menyerahkan kekuasaan kepada rakyat Irak. Menghadapi situasi krisis di Irak kini, pengiriman pejabat oleh Iran untuk melakukan penengahan adalah untuk menerangkan bahwa ia aktif mengushakan kestabilan situasi di kawasan itu. Sedangkan memutuskan kontak dan hubungan Iran dengan Amerika adalah untuk menunjukkan, Iran tidak menyetujui politik Amerika mengenai Irak sekarang ini.