|
Tindakan penganiayaan tentara koalisi AS dan Inggris terhadap tawanan dan napi perang Irak beberapa ini menarik perhatian serius masyarakat internasional.
Utusan Khusus Sekjen PBB Kofi Annan mengenai Masalah Irak, Lakhdar Brahimi kemarin dalam pernyataannya, menganggap tindakan penganiayaan dan penghinaan tawanan Perang Irak oleh tentara AS adalah sama sekali tidak bisa diterima. Sehari sebelumnya, Annan melalui juru bicaranya menyatakan sangat cemas terhadap ulah tentara AS dan menghimbau tentara AS menaati Undang-undang HAM Internasional.
Sementara itu, Liga Arab kemarin mengeluarkan pernyataan, mengecam keras tindakan keji tentara koalisi AS dan Inggris tersebut, dan menghimbau pihak penguasa pendudukan AS dan Inggris dengan cepat melakukan penyelidikan dan menindak serius pelakunya
Kemarin, Perdana Menteri Inggris Tony Blair juga mengecam keras tindakan penganiayaan terhadap tawanan Irak, dan menyebut itu adalah sama sekali tidak bisa ditoleransi. Dikabarkan, Kementerian Pertahanan Inggris telah mengumumkan akan mengadakan penyelidikan terhadap ulah penganiayaan tersebut.
|