Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2004-05-06 16:04:29    
Kunjungan Perdana Menteri Wen Jiabao di Belgia

cri

Pengasuh: Inilah siaran China Radio International CRI dalam bahasa Indonesia. Saudara pendengar, Perdana Menteri Wen Jiabao kemarin pagi waktu setempat mengakhiri kunjungan di Jerman, dengan pesawat terbang khusus menuju Belgia, memulai kunjungan resmi ke Belgia dan markas besar Uni Eropa. Belgia merupakan persinggahan kedua Wen Jiabao dalam lawatan ke Eropa kali ini. Berikut laporan wartawan kami.

Wartawan CRI: Apa kabar !

Pengasuh: Dapatkah anda perkenalkan lawatan sehari Perdana Menteri Wen Jiabao?

Wartawan CRI: Baik. Pada kenyataan, isi kunjungan Perdana Menteri Wen Jiabao ke Belgia diperpadat dalam satu hari itu. Beliau telah menemui Ketua Senat dan Majelis Rendah Belgia, mengadakan kunjungan kehormatan kepada Raja Albert, bersamaan juga mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Guy Verhofstadt. Hasil pertemuan itu sangat bernas, walaupun waktunya pendek. Perdana Menteri Wen menyimpulkan kunjungan ke Belgia dengan tiga pertama. Dikatakannya,

" Saya sebagai Perdana Menteri Tiongkok dan pertama kali berkunjung ke Belgia, maksud utama kunjungan ialah mendorong hubungan bersahabat dan kerja sama Tiongkok dan Belgia. Tiongkok dan Belgia menandatangani pernyataan bersama tentang peningkatan dialog politik, ini adalah pernyataan bersama pertama yang isinya serupa yang ditandatangani pemerintah Tiongkok dan pemerintah asing. Ini menunjukkan negara yang berbeda sistem sosialnya sama sekali dapat menyelesaikan masalah yang diperhatikan satu sama lain melalui dialog dan konsultasi, memperlakukan dengan sama derajat dan hidup berdampingan secara damai. Ditandatanginya Konstitusi Investasi Langsung Hak Saham oleh Tiongkok dan Belgia, ini juga merupakan konstitusi pertama yang isinya serupa yang ditandatangani Tiongkok dengan pemerintah asing. Ini dari segi mekanisme telah menjamin kerja sama antara perusahaan kedua negara, khususnya antara perusahaan ukuran menengah dan kecil."

Pengasuh: Diberitakan, setibanya di Brussel, Perdana Menteri Wen Jiabao pernah meninjau Pusat Mikro-elektronik Universitas Leuven. Mengapa beliau memilih untuk meninjau pusat tersebut dalam kesibukan pertemuan dan pembicaraan politik hari itu?

Wartawan CRI: Strategi penelitian Pusat tersebut ialah di bidang teknologi mikro-elektronik, teknologi nano serta perancangan dan teknologi industri informasi, pusat tersebut mengadakan penelitian dan pengembangan ultramaju 3 sampai 10 tahun untuk kebutuhan industri masa mendatang. Dewasa ini, 45 chip nano ultratipis yang diteliti dan dikembangkan pusat tersebut adalah produk memimpin di dunia dan kadar ipteknya mengungguli produk perusahaan-perusahaan Toshiba, Samsung dan Philips. Salah satu kunjungan Wen Jiabao ke Eropa kali ini ialah mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan bilateral, sedangkan kerja sama di bidang teknologi baru dan pengalihan teknologi merupakan bagian yang paling mempunyai daya hidup dalam bidang kerja sama ekonomi dan perdagangan. Kunjungan beliau ke Pusat tersebut sekali lagi dengan angka dan fakta menunjukkan permintaan Tiongkok atas teknologi tinggi. Dikatakannya,

" Tiongkok mempunyai pasar chip yang sangat besar, misalnya telepun selular saja 260 juta buah, dan pelanggan internet mencapai 80 juta. Akan tetapi, Tiongkok benar-benar kekurangan teknologi inti yang HaKI-nya dimiliki sendiri. Kami sering merasa pasar yang begini besar, tapi tidak menggalakkan penelitian dan pengembangannya sendiri, ini merupakan suatu masalah yang paling besar dewasa ini. Maka, Tiongkok memerlukan mengadakan kerja sama dengan berbagai unit riset dan perguruan tinggi negara maju. Kami mempunyai tenaga trampil, di Pusat tersebut saja juga terdapat 35 orang Tiongkok. Sekarang perkembangan teknologi mikro-elektronik sangat cepat, dan juga akan terus berkembang, pasar Tiongkok yang begitu besar jika dipadukan dengan riset ilmiah, penelitian dan pengembangan, pasti akan mendorong industri mikro-elektronik, maka diharapkan Pusat Mikro-elektronik Universitas Leuven dapat meningkatkan kerja sama tidak saja dengan Perusahaan Elektronik Huahong Shanghai, tapi juga dengan unit riset ilmiah lainya, untuk mendorong perkembangan industri mikro-elektronik Tiongkok.