Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2004-07-27 16:23:08    
Arah Politik Luar Negeri Irak

cri

Kunjungan Perdana Menteri Pemerintah Sementara Irak Iyad Allawi ke 7 negara Timur Tengah sampai kemarin sudah dilakukan separonya. Wakil Perdana Menteri Pemerintah Sementara Irak Barham Saleh dan Menteri Luar Negeri Hoshyar Zebari selama masa itu atau sebelum ini juga masing-masing mengunjungi negara di sekitar Irak , negara-negara Eropa dan rusia, dan menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri negara-negara di sekitar Irak ke-6 yang diselenggarakan di Kairo. Serentetan kegiatan diplomatik Pemerintah Sementara Irak itu menerangkan, pemerintahan Irak sekarang ini sementara memelihara sokongan dari Amerika, juga menampatkan di kedudukan yang khusus pengembangan hubungan tetangga baik dan persahabatan dengan negara-negara Arab di sekitarnya dan negara islam , dan memperhatikan pemeliharaan hubungan luar negeri yang seimbang dengan negara-negara Eropa antara lain Rusia dan negara-negara besar lain.

Setelah mengambil alih kekuasaan dari pihak penguasa tentara sekutu di Irak pada akhir bulan Juni lalu , Pemerintah Sementara Irak bersikeras memperlihatkan independen dan kebebasannya di berbagai bidang . Pemerintah Sementara Irak di bidang luar negeri lebih lebih memperlihatkan citra menjadi tuan rumah kepada masyarakat umum.

Bertolak dari kebutuhan memperbaiki situasi keamanan dan kestabilan Irak , setelah mengambil alih kekuasaan, Pemerintah Sementara Irak menempatkan pengembangan hubungan dengan negeri tetangga di kedudukan yang sangat penting .. Ia sangat mengetahui, apabila tidak mengembangkan dengan baik hubungan dengan negara-negara di sekitarnya, situasi keamanan Irak mutlak tidak dapat mengalami perbaikan yang mendasar.

Allawi selama kunjungannya berulang kali menegaskan kembali bahwa Irak tidak akan menimbulkan lagi ancaman bagi negara tetangga ,dan akan menjadi tentagga baik bagi semua negara di sekitarnya, Irak bersedia membina dan mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama tipe baru dengan semua negara Arab diatas dasar saling menghormati dan saling percaya.

Masalah Palestina adalah linti masalah Timur Tengah. Dalam masalah penting tersebut, Pemerintah Sementara Irak juga meneerangkan pendirian pokoknya. Kemarin, allawi di beirut menandaskana, sebelum nerealisasi perdamaian yang adil, menyeluruh dan kekal abadi di Timur tengah, Irak tidak akan berada di laur dari negara-negara Arab yang secara tersendiri mengembangkan hubungan dengan Israel. Ia mengatakan, Irak mutlak tidak akan menjadi basis bagi kegiatan apa pun untuk menentang negara Arab .

Sementara mengembangkan hubungan dengan negara-negara di sekitarnya serta negara-negara Arab dan Islam, Pemerintah Sementara Irak juga sangat mementingkan hubungan dengan negara-negara Eropa dan negara besar di dunia. Pemerintah Sementara Irak sudah mengetahui, tak peduli bertolak dari kebutuhan keamanan dan pembangunan kembali Irak kini maupun dari kepentingan luar negeri berjangka panjang Irak, Irak tidak boleh menggubris peranan Uni Eropa,negara-negara Eropa dan negara-negara besar seperti Rusia .

Dari kesemua hal itu dapat diambil kesimpulan, dalam politik luar negeri yang dijalankan Irak dewasa ini, selain khusus memperhatikan hubungan dengan negara-negara di sekitarnya, serta negara-negara Arab dan Islam, aktif mengembangkan diplomasi seimbang dengan negara-negara besar juga adalah salah satu arah pokok bagi hubungan dengan luar negeri.