|
Menurut Kantor Berita Xinhua, tentara Amerika Serikat kemarin mengakui pernah salah menembak tentara Bulgaria yang sedang berpatrodi, sehingga menewaskan prajurit. AS menyatakan penyesalan atas hal itu, dan akan menyatakan belangsungkawa kepada anggota keluarga korban.
Dikabarkan, komandan senior tentara AS di Irak seusai pertemuanan dengan delegasi Kementerian Pertahanan Bulgaria yang berkunjung ke Irak itu mengumumkan, prajurit penghubung AS menembak tentara Bulgaria, tanpa peringatan dini, sehingga seorang prajurit tewas. Tapi AS menyangkal peristiwa itu dibuat dengan sengaja.
|