Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2005-08-17 16:46:20    
Israel Memulai Aksi Penarikan Paksaan di Gaza

cri

Ribuan prajurit tentara Israel hari ini memulai aksi penarikan paksaan terhadap pemukim Yahudi di Jalur Gaza.

Israel Senin lalu secara resmi melaksanakan rencana aksi sepihak untuk menarikkan diri dari di Jalur Gaza. Menurut rencana pemerintah Israel, para pemukim Yahudi di Jalur Gaza harus secara inisiatif menarikkan diri sebelum pukul nol hari ini. Tentara dan polisi Israel akan secara paksa menarik mundur para pemukim yang tertinggal.

Kemarin sore, hampir seribu anggota tentara dan polisi Israel memasuki Neveh Dekalim, tempat permukiman yang paling besar di Jalur Gaza untuk menasehati para pemukim meninggalkan tempatnya pada saat terakhir. Menurut pejabat Israel, hingga kemarin siang, 800 keluarga di antara kira-kira 1,500 keluarga di Jalur Gaza sudah menarikkan diri. Di Neveh Dekalim, 200 keluarga sudah menarikkan diri kemarin. Di antara 21 tempat permukiman di Gaza, 7 sudah dikosongkan pada pokoknya. Truk militer, panser, buldoser dan bus tentara Israel melaju di jalur khusus yang menuju tempat permukiman orang Yahudi. Tentara dan polisi Israel sudah mengadakan persiapan terakhir untuk aksi penarikan mundur secara paksaan.

Bersamaan dengan itu, para penentang aksi penarikan terus berkonflik dengan tentara dan polisi Israel. Di Neveh Dekalim, ratusan polisi dan prajurit telah membongkar pintu gerbang tempat permukiman. Untuk mencegat tentara dan polisi memasuki tempat permukiman itu, sejumlah pemuda Yahudi yang antipenarikan itu menutupi jalan utama di dalam tempat permukiman dengan roda kendaraan dan tong sampah, sementara membakar tong sampah. Kemudian, kedua pihak terlibat dalam konflik. Seorang polisi luka terbakar pada bagian matanya dalam konflik itu, seorang polisi lainnya juga luka terbakar pada bagian punggungnya. Polisi telah menangkap 50 lebih pemuda Yahudi yang terlibat dalam konflik. Selain itu, terjadi pula kerusuhan di tempat permukiman lainnya. Sejumlah pemukim membakar rumahnya sebelum menarikkan diri.

Di daerah Negev, sebelah wilayah Israel dekat Jalur Gaza, polisi telah menangkap 800 lebih anasir sayap kanan yang mencoba memasuki Jalur Gaza untuk menghalangi aksi penarikan. Menteri Pertahanan Israel Shaul Mofaz kemarin menegaskan kembali sikapnya untuk menghukum keras mereka yang menghalangi aksi penarikan.

Walau aksi penarikan mengalami pemboikotan, namun pihak militer Israel yakin sepenuhnya bahwa aksi tersebut akan dirampungkan dengan lancar. Seorang perwira senior Israel mengatakan kepada media, tentara Israel berpengharapan merampungkan aksi penarikan di 21 tempat permukiman di Jalur Gaza dalam 10 hari.

Selain itu, pekerjaan koordinasi antara Israel dan Palestina dalam aksi penarikan itu juga berjalan dengan lancar. Menurut media Israel, sampai kemarin, Palestina sudah menempatkan 11,000 anggota pasukan keamanan dari selatan ke utara Jalur Gaza, guna menjamin rencana penarikan Israel itu berlangsung dengan lancar. Pembantu Mneteri Luar Negeri Amerika Serikat ( AS ), David Welch kemarin secara mendadak mengunjungi Jalur Gaza, mendesak Palestina dan Israel mengintensifkan koordinasi dalam aksi penarikan. Pihak militeer Israel menyatakan, dalam 24 jam yang lalu, milisi Palestina hanya melancarkan tigak kali serangan terhadap sasaran Israel, jauh lebih kurang dari pada sebelumnya. Hal itu menunjukkan bahwa pihak Palestina sudah berupaya efektif untuk mencegah serangan milisi Palestina.