|
Sidang Pendahuluan Pertama Konferensi Kerukunan Nasional Irak selama 3 hari kemarin ditutup di Kairo. 60 wakil dari berbagai faksi politik Irak mengadakan diskusi mengenai penarikan tentara asing, organisasi bersenjatadan terorisme serta pendorongan proses politik, dan telah mencapai hasil tahap pertama.
Pernyataan yang dikeluarkan seusai sidang itu menunjukkan bahwa berbagai faksi politik Irak sepakat untuk mengadakan konferensi kerukunan nasional di Irak pada akhir Februari atau awal Maret tahun depan. Pada waktu itu, semua kekuatan di Irak akan dimasukkan ke dalam proses politik, masalah mewujudkan penyatuan, kemerdekaan dan kedaulatan Irak, mengakhiri keberadaan militer negeri asing di Irak, menyelesaikan hutang Irak serta pembangunan kembali akan menjadi tema yang didiskusi konferensi kerukunan nasional.
Ketika membaca pernyataan terakhir seusai penutupan kemarin, Sekretaris Jenderal Liga Arab Amr Moussa mengatakan para wakil menuntut tentara asing menarik diri menurut jadwal waktu, sementara itu, secepat mungkin menentukan rencana untuk mendirikan kembali pasukan bersenjata Irak, menatar dan mempersenjatainya supaya mereka mampu mengontrol situasi keamanan Irak dan secara efektif memukul kegiatan teroris. Para wakil menandaskan bahwa melawan agresi dengan kekuatan bersenjata adalah hak legal rakyat, tapi serangan teroris bukan aksi legal.
|