|

Melalui peninjauan itu, rombongan peninjau merasakan bahwa sebuah tim kalau ingin menjadi tim kuat harus membentuk langgam dan cara permainan yang sesuai dengan kepribadian sendiri dan mempertahankannya. Anggota rombongan peninjau Ma Chengquan mengatakan, cara permainan tim Jerman yang bertipe kekuatan, kehalusan dan kelincahan tim Argentina belum pernah berubah dalam puluhan tahun ini, pewarisan langgamnya memungkinkan mereka tegak berdiri di arena sepak bola dunia dalan jangka panjang, dan meskipun tim Asia sperti Jepang dan Korea Selatan juga telah membentuk ciri khas tehnik permainan yang kentara dan telah memanifestasikannya sepenuhnya dalam pertandingan Piala Dunia kali ini. Sedangkan langgam tim Tiongkok selalu berubah terus, hari ini ingin belajar Jerman, esok harinya ingin belajar Brazil, dan akhirnya apa saja tidak jadi. Federasi Sepak Bola Tiongkok ke depan hendaknya menyusun sebah rancangan perkembangan tehnik dan taktik permainan yang lebih jelas dan mempertahankannya. Ma Chengquan mengatakan,
" Dilihat dari sejumlah tim Eropa dan Benua Amerika yang telah tampil dalam pertandingan Piala Dunia kali ini, cara permainan dan langgam mereka hampir sama dengan tim juniornya. Akan tetapi, di Tiongkok langgam tim junior, tim remaja dan tim dewasa semuanya berbeda dan ini mungkin berhubungan dengan pelatihnya. Kami ke depan ketika memilih pelatih harus berupaya menyatukan langgam tim remaja, tim junior dan tim dewasa ."

Selama di Jerman, rombongan peninjau Tiongkok tidak saja menonton pertandingan, dan juga dengan aktif mengadakan pertukaran dengan tokoh persepak-bolaan berbagai negara. Mantan Pelatih Kesebelasan Swiss, Christian Gross merasa sangat kaget terhadap rombongan peninjau Tiongkok yang begitu besar. Akan tetapi, ia menyatakan, ia pernah memperhatikan penampilan tim Tiongkok selama pertandingan Piala Dunia tahun 2002. Ia mengatakan, tim Tiongkok sangat cepat dan tehniknya juga bagus, dan tim Tiongkok kini adalah sebuah tim kuat di Asia. Ia mengatakan,
"Saya pernah menyaksikan penampilan baik kesebelasan Tiongkok dalam pertandingan Piala Dunia 4 tahun yang lalu. Tapi tim Tiongkok sudah tidak begitu perkasa seperti 4 tahun yang lalu. Lebih banyak pemain Tiongkok harus berusaha ikut pertandingan liga negeri-negeri asing dan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan taraf tim nasional."
Selain mengirim rombongan peninjau, tim nasional Tiongkok juga mengadakan dua kali pertandingan pemanasan dengan tim Swis dan tim Perancis menjelang penyelenggaraan Pertandingan Piala Dunia. Meskipun tim Tiongkok kalah dalam pertandingan masing-masing 1:4 dan 1:3, tapi pelatih tim nasional Tiongkok, Zhu Guangfu tetap menganggap tim Tiongkok telah belajar banyak dalam pertandingan dengan tim kuat. Ia menyatakan, tim Tiongkok akan menimba pengalaman dari pertandingan Piala Dunia kali ini dan berupaya tampil dalam Pertandingan Piala Dunia Afrika Selatan tahun 2010. 1 2
|