|
Setelah Korea Utara melakukan uji coba nuklir di bawah tanah, sejumlah negara kemarin terus memberikan tanggapan dengan menuntut Korea Utara meninggalkan program senjata nuklirnya.
Wakil Tetap Amerika untuk PBB, John Bolton kemarin menyatakan, pemerintah Amerika menolak mengadakan dialog langsung dengan Korea Utara. Amerika tidak akan berkompromi terhadap ancaman Korea Utara. Tetapi ditunjukkan pula, apabila Korea Utara bersedia kembali ke dalam kerangka Pembicaraan Enam Pihak, maka masih akan terbuka kemungkinan untuk mengadakan pembicaraan bilateral antara Amerika dan Korea Utara.
Menteri Luar Negeri Inggris, Margaret Beckett dalam pidatonya di depan parlemen kemarin menyatakan, uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara telah menimbulkan ancaman nyata terhadap perdamaian dan keamanan dunia. Pemerintah Inggris akan mengambil sikap keras mengenai masalah tersebut.
Menteri Luar Negeri Perancis, Philippe Douste-Blazy dalam interpelasinya di depan parlemen mengharapkan Dewan Keamanan PBB secepatnya meluluskan resolusi untuk menerapkan sanksi terhadap Korea Utara.
Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe menyatakan, setelah uji coba nuklir Korea Utara, tiga prinsip non nuklir Jepang yakni 'tidak memproduksi, tidak memiliki dan tidak mengintroduksi senjata nuklir', tidak berubah sedikitpun.
|