Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2007-05-14 15:53:02    
Ibu-ibu Miskin Lebih Butuhkan Prihatim Yang Sungguh-sungguh

cri

Menjelang Hari Ibu tahun ini, Gabungan Wanita Propinsi Gansu, Tiongkok barat laut, mensponsori kegiatan "perhatikan kaum wanita untuk keharmonisan------aksi membantu janda miskin yang punya anak". Dengan mengumpulkan dana di kalangan masyarakat membantu keluarga janda mengatasi kesulitan di bidang perumahan, anak bersekolah, menerima pengobatan dan air minum. Amal tersebut dilakukan untuk memberi perhatian kepada ibu yang tidak mampu, sebagai hadiah yang baik pada Hari Ibu.

Seiring dengan semakin meningkatnya kehidupan material, pada saat tibanya Hari Ibu, banyak pemuda sibuk membelanja bunga segar dan hadiah kepada ibunya masing-masing, berbagap pusat perbelanjaan pun sibuk menggelar berbagai kegiatan promosi. Namun pada saat itulah, bisakah kami memperhatikan ibu-ibu miskin yang dilupakan masyarakat. 40% anak mereka sulit bersekolah, separo lebih ibu dan anggota kelurga menderita penyakit, 30% keluarga tidak mempunyai rumah atau tinggal di rumah yang berbahaya. Kini kebanyakan keluarga itu tidak mampu mengubah keadaan itu. Sedangkan dalam kelompok orang-orang yang bekerja ke kota, para ibu tidak saja merindukan anak atau orang tua mereka yang masih tinggal di kampung halaman, sementara mengalami diskriminasi kelamin dan sulit memelihara hak dan kepentingannya.

Keluarga adalah sel masyarakat, kaum ibu memainkan peran penting memelihara keutuhan keluarga dan mendidik anak. Membantu mengubah nasib seseorang ibu yang tak mampu akan mengubah pula nasib sesuatu keluarga, ini merupakan pekerjaan pokok untuk membangun masyarakat harmonis, maka seharusnya mendapat perhatian aparat pemerintah bahkan seluruh masyarakat.

Membantu kaum ibu yang miskin untuk mengatasi kesultian adalah suatu proses berjangka panjang, jauh lebih sulit dari pada membeli bunga dan hadiah pada Hari Ibu, proses itu diperlukan dukungan dana dan upaya jangka panjang dari berbagai kalangan masyarakat. Sejak dioperasikannya proyek pembangunan kolam air ibunda dalam kegiatan " kasih sayang bumi raya " di Provinsi Gansu pada tahun 2001, berturut-turut telah dibangun kolam air sejumlah 30 ribu dengan memanfaatkan dana sumbangan, sehingga mengatasi kekurangan air untuk sekitar 30 ribu wanita yang tidak mampu dan keluarga mereka. Sejak tahun ini, daerah Gansu timur mengalami kekeringan berkelanjutan, ibu-ibu tersebut tidak perlu khawatir karena kekurangan air.