|
Wakil Menteri Perdagangan Tiongkok Gao Hucheng hari ini menyatakan bahwa nila perdagangan bilateral antara Tiongkok dan ASEAN tahun depan diharapkan akan menembus angka 200 miliar dolar Amerika, dengan demikian akan mencapai target perdagangan yang digariskan kedua pihak dua tahun di muka rencana. Dikatakan oleh pejabat Tiongkok itu, pemerintah Tiongkok akan membuka lebih jauh pasarnya kepada negara-negara ASEAN, dan akan terus menurunkan bea masuk produk negara-negara ASEAN. Sampai tahun 2010, lebih 7.000 jenis produk negara-negara ASEAN akan menikmati tarif nol persen ketika memasuki Tiongkok. Berikut laporan wartawan kami.
Atas dorongan pembangunan kawasan perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN (CAFTA) pada tahun-tahun belakangan ini, kerjasama antara Tiongkok dan ASEAN di bidang ekonomi dan dagang terus berkembang mendalam dan mencapai hasil positif dalam perdagangan, investasi dan kerjasama tenaga kerja, khususnya nilai perdagangan bilateral meningkat dengan kecepatan luar biasa. Dalam jumpa pers di Beijing hari ini, Wakil Menteri Perdagangan Gao Hucheng mengatakan,
"Tiongkok dan ASEAN kini sudah saling menjadi mitera perdagangan terbesar nomor 4. Menurut perkembangan dewasa ini, nilai perdagangan bilateral tahun ini diharapkan bisa mencapai 190 miliar dolar Amerika, dan tahun depan akan dapat menembus angka 200 miliar dolar Amerika. Ini berarti target 200 miliar dolar yang direncanakan akan dicapai pada tahun 2010 akan dapat terpenuhi dua tahun lebih awal."
Dikatakan oleh Gao Hucheng, dua bulan yang lalu, Tiongkok dan ASEAN telah melaksanakan Persetujuan Perdagangan Jasa. Berdasarkan persetujuan itu, kedua pihak akan meningkatkan keterbukaan pasar perdagangan jasa. Dikatakannya,
"Di atas dasar komitmen kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Tiongkok akan membuka lebih jauh 26 subsektor dari 5 sektor jasa antara lain konstruksi, pelestarian lingkungan, transportasi dan olah raga. Sementara itu, 10 anggota ASEAN juga telah membuat komitmen kepada Tiongkok untuk membuka 67 subsektor dari 12 sektor antara lain keuangan, pengobatan, pariwisata dan transportasi."
Pejabat Daerah Otonom Zhuang Guangxi Tiongkok dalam jumpa pers itu telah menginformasikan persiapan yang dilakukan untuk Ekspo Tiongkok-ASEAN ke-4 yang akan dibuka tak lama lagi.
Wakil ketua daerah otonom itu, Li Jinzao mengatakan,
"Tema ekspo tersebut adalah kerjasama pelabuhan. Pihak ekspo dan Kementerian Perhubungan Tiongkok akan bersama-sama menyelenggarakan forum pengembangan dan kerjasama pelabuhan serta penanggungjawab sejumlah pelabuhan penting dan pemimpin perusahaan pelabuhan dari Tiongkok dan ASEAN untuk hadir."
Wakil Menteri Perdagangan Gao Hucheng menyatakan, Tiongkok akan menyempurnakan mekanisme penyelenggaraan ekspo untuk masa panjang, memperdalam isi temanya, meningkatkan hasil nyata ekonomi dan perdagangan agar perusahaan kedua belah pihak memperoleh lebih banyak keuntungan melalui ekspo tersebut.
|