Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2007-09-24 10:16:38    
Perhentian Bus Suami Istri

cri

Saudara pendengar, di perhentian bus Beijing, Anda seringkali melihat ada orang memakai T-shirt dan memegang bendera kecil. Mereka ialah koordinator tempat-tempat perhentian bus yang bertugas untuk membersihkan dan memelihara ketertiban. Dalam acara kali ini, kami akan perkenalkan sepasang suami isteri yang bekerja sebagai koordinator tempat perhentian bis.

Perhentian Yaojiayuanxikou yang terletak di distrik Chaoyang, Beijing Timur adalah salah satu perhentian bis yang besar. Koordinator tempat perhentian bis di sana adalah sepasang suami isteri. Nama mereka adalah Han Xiuling dan suaminya Dong Qichao. Karena itulah, banyak orang menyebut perhentian tersebut sebagai perhentian bus suami isteri. Setiap pagi, Dong Xiuling dan Dong Qichao berangkat kerja sebelum pukul lima. Sampai di perhentian bus itu, mereka membersihkan tempat itu terlebih dahulu. Sambil membersihkan, mereka menghimbau penumpang agar memelihara kebersihan umum. Dong Qichao mengatakan:

"Apa kabar para penumpang, demi kesehatan Anda, janganlah meludah dan membuang sampah sembarangan. Terima Kasih."

Melalui upaya Han Xiuling dan suaminya, keadaan perhentian bus Yaojiayuanxikou mengalami perubahan besar. Di sini Anda tidak akan menemukan sampah sembarangan. Selain itu, penumpang pun lebih tertib. Sejak mereka mulai bekerja, mereka selalu menertibkan penumpang agar mengantri saat naik bus. Dong Qichao sering menjelaskan sisi baik mengantri kepada penumpang. Dikatakannya:

"Dengan demikian orang lanjut usia, penyandang cacat, wanita hamil atau anak-anak, dapat naik bus lebih dahulu. Kedua, dengan mengantri, setiap orang dapat naik bus dengan tertib, sehingga pencopet pun sulit melancarkan aksinya."

Dengan upaya mereka, kebanyakan penumpang menunggu bus dengan mengantri. Walaupun penumpangnya banyak, tapi keadaan tempat perhentian bis tetap tertib.

Setiap hari ada ribuan penumpang menunggu di perhentian bus ini. Kadang-kadang ada terjadi percekcokan antar penumpang. Pada waktu itu, mereka selalu mencegah perkelahian antar penumpang dengan sabar. Han Xiuling mengatakan:

"Suatu hari, ada seorang laki-laki tidak memakai baju atas. Saya tanya sama dia, mengapa begitu. Dia jawab, karena terlalu panas. Saya minta dia melihat di sekitar jalan, adakah yang seperti dirinya tidak memakai baju. Dia kemudian merasa malu, lalu memakai baju atasnya."

Biasanya Han Xiuling membawa sebuah tas. Di dalamnya terdapat obat-obatan. Dia mengatakan, karena terlalu panas, jadi dia membawa obat, kalau-kalau ada penumpang yang pingsan, ia bisa memakai obatnya untuk menolong.

Selain bekerja di perhentian bus, mereka juga ditugaskan untuk mengawasi pekerjaan sopir dan penjual tiket bus umum untuk meningkatkan taraf pelayanan sistem bus umum. Han Xiuling mengatakan:

"Kalau kami lihat ada sopir atau penjual tiket menyebut nama perhentian dengan tidak jelas, atau dengan kata kasar, saya akan mengkritik mereka.

Meskipun hanya bekerja satu tahun lebih, tapi kegairahan dan kesabaran mereka sudah terkenal di mana-mana. Seringkali mereka mendapat pujian. Mereka sangat menghargai pujian yang diberikan, namun mereka lebih menghargai pekerjaan mereka.

Han Xiuling mengatakan:

"Bekerja itu harus bertanggung jawab, dan sebaik-baiknya. Kalau tidak, lebih baik tidak usah bekerja."

Di Beijing, koordinator lalu lintas seperti Han Xiuling dan suaminya ada 4.000 lebih orang. Masing-masing menjaga di 1805 perhentian bus umum. Baik musim panas, maupun musim dingin, mereka selalu siaga di lapangan agar lalu lintas lebih tertib dan lingkungan Beijing lebih bersih.