Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2007-10-08 14:23:04    
Berkembangnya Hubungan Positif Tiongkok-ASEAN Bermanfaat Bagi Kerjasama Regional Dan Seluruh Dunia

Kantor Berita Xinhua

Seorang pakar di bidang Tiongkok-ASEAN dari Institut Riset Universitas Negara Singapura, Doktor Zhao Hong dalam sebuah wawancara dengan wartawan Kantor Berita Xinhua menyatakan, belakangan ini, Tiongkok dan negara-negara ASEAN terus memperbaiki dan membuka hubungan yang saling menguntungkan dan menang bersama. Zhao Hong menilai, kedua belah pihak aktif berpartisipasi dalam mendorong kerjasama regional. Kecenderungan ke arah positif ini tidak hanya bermanfaat bagi pembauran dan perkembangan ekonomi regional, tapi juga menguntungkan bagi seluruh dunia.

Zhao Hong mengatakan, hubungan Tiongkok-ASEAN merupakan hubungan yang paling sukses terjalin. Sejak tahun 1991 proses dialog telah dimulai dan hubungan Tiongkok-ASEAN mengalami tahap perkembangan yang menghapuskan rasa curiga dan menciptakan mitra dialog dan strategis, serta kerukunan bersama. Dengan upaya bersama selama beberapa tahun ini, kedua pihak mencapai hasil nyata, antara lain kepercayaan di bidang politik terus meningkat, lalu kerjasama di bidang ekonomi dan perdagangan juga berhasil nyata, serta kerjasama di bidang lain pun diperdalam terus. Khusus pada tahun 1997, ketika terjadi krisis moneter di Asia Tenggara, Tiongkok mempertahankan nilai tukar Renminbi tidak devaluasi agar hubungan ekonomi antara Tiongkok-ASEAN menjadi lebih erat dan kredibilitas kedua belah pihak dapat terpelihara.

Zhao Hong menyatakan, baik di bidang politik maupun di bidang ekonomi, hubungan Tiongkok-ASEAN adalah hubungan yang saling menguntungkan dan menang bersama. Tiongkok adalah negara terbesar di kawasan Asia Timur yang mempunyai potensi perkembangan ekonomi yang besar, sehingga negara-negara ASEAN membutuhkan Tiongkok. Sebaliknya, perkembangan ekonomi Tiongkok pun membutuhkan lingkungan damai di sekitarnya. Oleh karena itu, pengembangan hubungan Tiongkok dan ASEAN adalah pilihan yang tepat dan yang pasti akan menguntungkan kedua belah pihak.

Zhao Hong menyatakan, seiring dengan bangkitnya ekonomi Tiongkok, daya pengaruh Tiongkok dalam dunia, khususnya dalam bidang ekonomi Asia pun ikut meningkat. Peranan yang dimainkan pun semakin besar. Karena kebijakan "Kerukunan Tetangga, Pengamanan Tetangga dan Pengayaan Tetangga" yang dipegang Tiongkok, kerjasama antara Tiongkok dan ASEAN pun semakin dalam. Khususnya pada tahun 2002, Tiongkok dan ASEAN menandatangani Persetujuan Kerangka Kerjasama Ekonomi Menyeluruh Tiongkok-ASEAN untuk mendirikan zona perdagangan besar Tiongkok-ASEAN pada tahun 2010.

Zhao Hong menyatakan, pembangunan zona perdagangan besar Tiongkok-ASEAN memainkan peranan penting dalam mendorong kerasama dan penggabungan ekonomi Asia Timur. Zhao Hong yakin, setelah zona tersebut didirikan, perdagangan dan investasi kedua belah pihak akan diperluas lebih lanjut.

Zhao Hong berpendapat, politik merupakan dasar saling percaya. Dan sikap positif Tiongkok di bidang politik bernilai penting dalam upaya peletakkan dasar perkembangan hubungan Tiongkok dengan ASEAN. Seiring dengan meningkatnya rasa saling percaya di bidang politik, potensi kerjasama ekonomi kedua pihak menjadi besar. Intinya, hubungan Tiongkok-ASEAN dapat berkembang baik dan memiliki masa depan yang bagus. Perkembangan ekonomi Tiongkok bukanlah ancaman bagi ASEAN, namun merupakan sebuah peluang. Karena itu, peningkatan kerjasama yang bersahabat adalah pilihan tepat bagi kedua belah pihak.