Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2007-10-25 10:58:05    
Li Jinzao: Biarkan Platform Ekspo Tiongkok-Asean Mainkan Peranan Penting

cri

Ekspo Tiongkok-Asean ke-4, yang merupakan Pertemuan Puncak Perdagangan dan Investasi Tiongkok-Asean akan diadakan di Nanning, Guangxi Tiongkok dari tanggal 28 hingga 31 Oktober. Wakil Ketua Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Li Jinzao kini menyatakan, akan dengan sekuat tenaga memanfaatkan platform internasional Ekspo Tiongkok-Asean, dan membiarkannya memainkan peranan penting secara menyeluruh.

Li Jinzao mengatakan, sejak diselenggarakannya Ekspo Tiongkok-Asean pertama pada tahun 2004, Ekspo Tiongkok-Asean telah tiga kali sukses diadakan. Ekspo ini telah mencapai hasil nyata, dan berhasil mendorong pertukaran antar perusahaan, serta pertukaran antara organisasi perdagangan dan pejabat pemerintah Tiongkok dengan negara anggota Asean.

Menurut statistik, 82 ribu pengusaha mengikuti ekspo sebelumnya, dan mempertunjukkan 25 kota Tiongkok dan Asean yang mempesona. Ekspo ini membantu diperdalamnya kerja sama antara Tiongkok dan Asean dari tingkat negara ke tingkat kota. Pada ekspo tersebut, forum mengenai perdagangan, investasi, pariwisata, dan iptek diadakan 94 kali. Ini tidak saja mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan, tapi juga mendorong pertukaran dan kerja sama di bidang hukum, kebudayaan dan olah raga. Selain itu juga mendorong pergaulan antara kaum pemuda-pemudi Tiongkok dengan Asean.

Li Jinzao memperkenalkan, ekspo kali ini berencana membuka 2 ribu booth buat perusahaan Tiongkok, seperti booth makanan, mesin pembungkus, perlengkapan listrik, dan bahan bangunan yang melebihi target yang direncanakan.

Jumlah booth perusahaan Asean tercatat sejumlah 1124 booth, yang meliputi barang elektronik, mesin, bahan bangunan, bahan pertanian, perkakas, permata, dan barang kerajinan tangan. Anggota Asean seperti Indonesia, Malaysia, Myanmar, Thailand dan Vietnam memohon agar mereka dapat membuka booth sendiri, sehingga jumlah peserta ekspo ini bertambah tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Tema Pertemuan Puncak Perdagangan dan Investasi Tiongkok-Asean kali ini adalah Menciptakan Kerja Sama dan Mempercepat Pertumbuhan Regional. Pada ekspo ke-4 ini, setiap ekspo akan menitikberatkan satu bidang kerja sama antara Tiongkok dan Asean sebagai temanya yang bertujuan untuk mendorong kerja sama secara prgamatis. Ekspo ini juga menitikberatkan kerja sama pelabuhan dan kota mempesona. Semua tempat yang dipertunjukkan dipilih dari kota pelabuhan, untuk memamerkan perkembangan dan kerja sama pelabuhan dalam kawasan ini. Sehingga kerja sama antar 11 negara dari tingkat negara ke tingkat kota dapat berkembang. Selain itu, juga lebih sesuai dengan keperluan riil perkembangan Tiongkok dengan anggota-anggota Asean.

Li Jinzao mengatakan pula, sejalan dengan pembangunan Daerah Perdagangan Bebas Tiongkok-Asean yang dipercepat dan kerja sama bilateral yang diperdalam terus, maka fungsi platform Ekspo Tiongkok-Asean akan lebih menonjol lagi. Untuk memainkan peranan Ekspo Tiongkok-Asean dalam kerja sama 10+1, maka mekanisme pengadaan ekspo, pendalaman isi ekspo, peningkatan efisiensi ekonomi dan perdagangan, akan diperbaiki lebih lanjut agar ekspo dapat menjadi pekan raya besar bagi kerja sama Tiongkok dan Asean.