|
Perdana Menteri Tiongkok, Wen Jiabao hari ini dalam laporan pekerjaan pemerintah di depan sidang rutin pertama KRN yang baru mengajukan, pekerjaan ekonomi Tiongkok tahun ini ialah mencegah pertumbuhan ekonomi terlalu panas dari agak cepat, mencegah membubungnya harga barang berubah menjadi inflasi yang nyata sebagai tugas utama pengontrolan makro. Tiongkok menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sekitar 8 persen.
Wen Jiabao mengatakan, target itu diajukan di atas dasar pengoptimalan struktur, peningkatan hasil guna, penurunan konsumsi energi dan pelestarian lingkungan, terutama setelah mempertimbangkan secara terpadu banyak unsur dalam dan luar negeri, bertolak dari pemeliharaan pembangunan ekonomi yang stabil dan relatif cepat, mencegah pengejaran laju pertumbuhan ekonomi secara berat sebelah dan perbandingan yang tidak sesuai dengan keadaan, dan mewujudkan perkembangan ekonomi dan sosial yang baik dan cepat.
Selama lima tahun yang lalu, target pertumbuhan ekonomi Tiongkok ditetapkan sebagai 8 persen, tapi pertumbuhan riil PDB mencapai sekitar 10 persen selama lima tahun berturut-turut, " PDB Hijau " selalu ditargetkan pemerintah Tiongkok.
Wen Jiabao menyatakan pula, skala kenaikan taraf keseluruhan indeks harga konsumsi warga tahun ini harus dikontrol sekitar 4,8 persen. Dikatakannya, mencegah naiknya terlalu cepat taraf keseluruhan harga barang merupakan tugas penting kontrol makro tahun ini, harus mengambil langkah yang kuat di dua bidang yaitu menambah suplai yang efektif dan pengekangan permintaan yang tidak rasional.
Wen Jiabao dalam laporan kerja pemerintah yang lalu pernah mengajukan skala kenaikan taraf keseluruhan indeks harga konsumsi warga tahun 2007 dikontrol dalam 3 persen, tapi pada kenyataan karena unsur berbagai aspek, skala kenaikan taraf keseluruhan hara barang mencapai 4,8 persen.
Wen Jiabao menyatakan pula, mewujudkan target dan tugas pembangunan sosial dan ekonomi, harus mempercepat pengubahan pola pembangunan ekonomi, dan mempercepat pembangunan sosial dengan perbaikan kehidupan rakyat sebagai titik berat.
|