|
Menurut Kantor Berita Xinhua, Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom Tibet, Legqog kemarin (7/3) di Beijing menyatakan, praktek membuktikan, bahwa sistem otonomi daerah etnis adalah sistem terbaik bagi rakyat di daerah otonom untuk menjadi tuan atas diri sendiri.
Menjawab pertanyaan wartawan dalam dan luar negeri, Legqog mengatakan, setelah berdirinya Daerah Otonom Tibet pada September tahun 1965, di Tibet telah dihapuskan sistem tani hamba feodal dan mulai dilaksanakan sistem sosialis dengan rakyat sebagai tuan atas diri sendiri, berarti terwujudlah terobosan bersejarah. Selama puluhan tahun ini, rakyat Tibet sepenuhnya melaksanakan hak sebagai tuan atas diri sendiri berdasarkan hukum negara. Sementara itu, melalui partisipasi dalam pengelolaan urusan negara secara sama derajat, hak rakyat Tibet sebagai tuan rumah mendapat jaminan hukum, dengan melalui pengelolaan urusan daerah dan etnisnya secara mandiri, serta melalui legislasi dan penyusunan perundang-undangan daerah, pelaksanaan pengawasan demokratis dan pemilihan demokratis.
Legqog memperkenalkan, perundang-undangan daerah dengan efektif menjamin rakyat Tibet melaksanakan hak sebagai tuan rumah. Sejak tahun 1965, Kongres Rakyat Daerah Otonom Tibet beserta Komite Tetapnya telah menyusun 255 undang-undang dan pertaturan daerah.
|