Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-03-08 14:34:28    
Media HK dan Makau Nilai Tinggi Pendapat Hu Jintao Soal Lintas Taiwan

cri

Menurut Kantor Berita Xinhua, pendapat penting yang dikemukakan Presiden Tiongkok Hu Jintao pada Selasa lalu (4/3) mengnei peningkatan hubungan lintas Selat Taiwan mengundang tanggapan hangat di daerah Hong Kong dan Makau, dan mendapat penilaian tinggi berbagai kalangan dan opini masyarakat Hong Kong dan Makau.

Profesor Liang Bingzhong dari The Chinese University of Hong Kong menyatakan, keterangan Hu Jintao memperlihatkan sikap yang terbuka, bertolak dari kepentingan pokok saudara-saudara setanah air di kedua tepi selat, dan bertolak dari prospek bangsa Tionghoa. Ketua Perhimpunan Promosi Penyatuan Kembali Perdamaian Tiongkok untuk daerah Makau, Liu Yiliang menyatakan, keterangan Hu Jintao bersikap terus terang, mengutarakan sepenuhnya kemurahan hati dan ketulusan pihak daratan untuk mendorong perkembangan damai hubungan antara kedua tepi selat. Saudara-saudara setanah air di Hong Kong dan Makau serta masyarakat Tionghoa di luar negeri mendukung perkembangan damai hubungan antara kedua tepi selat, dengan tegas menentang kegiatan separatis " Taiwan Merdeka ".

Surat kabar utama di Hong Kong dan Makau, seperti Harian Wenweipo, Harian Singtao Hong Kong serta Harian San Wa Ou dan Harian Shimin Makau dalam komentaranya masing-masing berpendapat, keterangan terbaru Hu Jintao mengenai masalah Taiwan telah menyatakan tekad dan keyakinan daratan untuk memelihara persatuan negara, memperlihatkan pula pemikiran dan sikap " toleransi, persatuan dan perkembangan ", menyampaikan kemurahan hati dan ketulusan besar kepada Taiwan, dan menunjukkan kebulatan tekad daratan untuk mendorong perkembangan damai hubungan lintas selat.