
Menurut Kantor Berita Xinhua, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Qin Gang kemarin (20/3) dalam jumpa pers di Beijing menyatakan, pendirian pemerintha pusat mengenai dialog dengan Klik Dalai adalah kontinu dan tegas tanpa perubahan. Pemerintah pusat menuntut Klik Dalai benar-benar melepaskan pendirian apa yang disebut "kemerdekaan Tibet", secara tuntas menghentikan segala kegiatan pembecah-belahan tanah air.
Qin Gang mengatakan, mengenai Dalai Lama, yang penting ialah apa yang dilakukannya dan bukan apa yang dikatakannya. Serentetan peristiwa yang terjadi baru-baru ini membuktikan bahwa kenyataan sama sekali berbeda daripada apa yang dibicarakannya. Kami mengharapkan Dalai Lama sadar dan insaf akan perbuatannya lalu, dan menciptakan syarat bagi diadakannya dialog.

Ia menyatakan, Dalai Lama bukan hanya adalah tokoh agama, melainkan politikus dalam pengasingan yang mengusahakan kegiatan separatis. Kejahatan kekerasan serius yang terjadi di Lhasa sekali lagi menunjukkan hakikat separatis Klik Dalai Lama.
|