|
Komentar kantor berita Xinhua yang dimuat harian Renminribao hari ini menunjukkan, peristiwa kekerasan telah menyingkap kebohongan klik Dalai Lama tentang "non kekerasan".
Dikatakan dalam komentar itu, tahun 2008, rakyat sedunia menantikan tibanya Olimpiade Beijing. Namun klik Dalai Lama mencoba "menyandera" Olimpiade Beijing untuk memaksa pemerintah Tiongkok mengadakan konsesi dalam masalah "kemerdekaan Tibet". Untuk itu, mereka sengaja menimbulkan peristiwa kekerasan pemukulan, penghancuran, penjarahan dan pembakaran di kota Lhasa.
Setelah peristiwa kekerasan itu terjadi, menghadapi kecaman luas opini dunia, klik Dalai Lama berdaya upaya membersihkan diri dari keterkaitannya dengan peristiwa kekerasan tersebut. Namun sejarah dan fakta, khususnya peristiwa 14 Maret telah membelejeti kebohongan klik Dalai tentang "non kekerasan".
Dikatakan dalam komentar kantor berita Xinhua itu, kegiatan separatais dan subversi klik Dalai dan pengikutnya sudah pasti akan gagal, tak peduli bagaimana mereka menutupi diri dengan kedok "perdamaian" dan "non kekerasan".
|