Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-04-07 11:57:50    
Perdana Menteri Tiongkok Perhatikan Usul Wakil Basis

cri

Saudara pendengar dalam Laporan Kinerja Pemerntah yang disampaikan Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao muncul sebuah usul dari tiga orang wakil basis. Dalam acara pekan ini, mari kita dengarkan kesaksian mereka.

Saudara pendengar, di lapangan pembukaan Sidang Pertama Kongres Nasional Rakyat KRN Tiongkok ke-11 yang diadakan bulan lalu, Maria Marti selaku wakil dari Daerah Otonom Uigur Xinjiang menjadi orang yang paling gembira. Mengapa? Karena usulnya ditulis dalam Laporan Kinerja Pemerintah. Setiap kali mengenang momen tak terlupakan itu, Maria Marti selalu merasa bergairah. Ia mengatakan:

"Ketika itu saya sangat senang karena bisa bicara langsung dengan Perdana Menteri. Dalam kesempatan itu, saya juga menyampaikan keluhan kaum peternak. Saat itu saya usulkan agar peternak di daerah miskin ikut bisa menikmati jaminan hidup terendah."

Usul ini ditulis dalam Laporan Kinerja Pemerintah. Ditunjukkan dalam laporan tersebut bahwa sistem jaminan kehidupan terendah akan didirikan di desa.

Maria Marti yang berumur 32 tahun adalah ketua lembaga kaum wanita di Kabupaten Ahaq. Kampung halamannya adalah daerah pegunungan dengan kondisi alam yang tak memadai. Banyak peternak lokal hanya memiliki pendapatan kecil walau sudah bekerja keras membanting tulang.. Untuk mengubah kondisi demikian, maka perkembangan di daerah etnis minoritas dipercepat selama masa jabatannya sebagai wakil KRN. Maria Marti sempat mengajukan usulan sebanyak 50 butir lebih. Beberapa di antaranya telah diterima. Dua tahun telah berlalu dan saat menyinggung soal kampung halamannya, Maria Marti mengatakan:

"Sekarang kampung halaman saya telah mengalami perubahan besar. Tunjangan pangan bagi para siswa kami pun dinaikkan hingga 130 Renminbi tiap bulan. Dengan bantuan Wu Xi, propinsi Jiangsu, kampung halaman saya telah menyelesaikan proyek perumahan anti gempa."

Dalam sidang KRN Tiongkok tahun 2006, wakil dari Jiangsu Chen Jingyi mengusulkan agar tamatan sekolah menengah atas segera mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi. Dalam Laporan Kinerja Pemerintah pada tahun 2007, Perdana Menteri Wen Jiabao berjanji akan melaksanakan pendidikan gratis bagi mahasiswa perguruan tinggi di sebagian universitas. Mengenang keadaan waktu itu, Chen Jingyi mengatakan:

"Ketika menerima laporan itu saya segera membuka lembaran yang isinya berkaitan dengan bidang pendidikan. Saya ingin mengetahui kebijakan baru. Saat saya membaca adanya sistem pendidikan bebas biaya, saya senang sekali. Tentu saja, usul ini mungkin dikemukakan banyak orang. Tapi saya tetap merasa senang karena pikiran banyak orang ternyata sama dengan saya."

Chen Jingyi berpendapat, pendidikan perguruan tinggi adalah sumber guru paling utama dalam pendidikan dasar. Karena itulah mutu tamatan perguruan tinggi sangat mempengaruhi dan menentukan kesuksesan pendidikan dasar.

Harga pengobatan yang mahal dan sulitnya memperoleh pengobatan selalu menjadi topik paling hangat, khususnya bagi desa tak mampu. Petani sulit diobati karena kekurangan duit. Pada tahun 2006, Perdana Menteri Wen Jiabao mengajukan bahwa hingga tahun 2008 pemerintah akan menggalakkan sistem pengobatan kerjasama tipe baru di desa di seluruh negeri. Isi laporan ini berhubungan erat dengan usulan dari seorang wakil bernama Ma Wenfang dari Propinsi Henan.

Ma Wenfang yang berusia 57 tahun merupakan wakil yang baru pertama kali terpilih. Pada Februari tahun 2006, Ma Wenfang menghadiri temu wicara yang diadakan Dewan Negara selaku wakil dari kalangan kesehatan basis. Di dalam temu wicara tersebut, Ma Wenfang menyampaikan kondisi petani yang kesulitan memperoleh pengobatan. Ia mengusulkan, hendaknya sistem pengobatan tipe baru segera dilaksanakan. Ma Wenfang mengatakan:

"Setelah melapor kepada Perdana Menteri, pada tahun 2007 kabupaten kami telah melaksanakan pengobatan kerjasama. Pada tahun 2008, tunjangan petani yang berparitisipasi dalam sistem tersebut bertambah dari 50 Renminbi menjadi 100 Renminbi. Dulu, 50% biaya pengobatan ditanggung pemerintah, sekarang dinaikkan menjadi 75%."

Kini, Ma Wenfang menyandang identitas baru sebagai wakil KRN Tiongkok dan ia merasa wajib mewakili kaum petani.