Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-05-13 12:39:09    
Masyarakat Internasional Nyatakan Kesediaan Bersama Tiongkok Tanggulangi Bencana Gempa

cri

Setelah terjadinya gempa bumi dasyat berkekuatan 7,8 skala Richter di Kabupaten Wenchuan, Propinsi Sichuan Tiongkok, pemerintah dan pemimpin sejumlah negara serta penanggung jawab organisasi internasional menyatakan rasa simpati kepada Tiongkok. Dinyatakan pula kesediaan untuk memberikan bantuan kepada daerah bencana.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon kemarin mengadakan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Yang Jiechi. Atas nama PBB ia menyatakan rasa simpati yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok. Ia menyatakan yakin, di bawah pimpinan kuat pemerintah dan pemimpin Tiongkok, rakyat daerah bencana pasti dapat mengatasi kesulitan dan membangun kembali kampung halamannya. Dinyatakan pula oleh Ban Ki-moon bahwa PBB akan dengan sekuat tenaga mendukung upaya Tiongkok untuk menanggulangi bencana dan melakukan pembangunan kembali.

Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda secara terpisah mengirim surat kepada Presiden Tiongkok Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao. Dalam mana dinyatakan rasa simpati atas terjadinya gempa bumi dasyat di Sichuan. Dinyatakan pula kesediaan untuk berbuat sedapatnya memberikan bantuan kepada Tiongkok.

Presiden Amerika George W. Bush juga mengeluarkan pernyataan untuk menyatakan simpati kepada para korban serta keluarga mereka. Dikatakan oleh Bush, Amerika akan membantu Tiongkok menghadapi tragedi gempa bumi dengan segala cara yang mungkin.

Presiden Rusia Dmitri Medvechev dalam kawat kepada Hu Jintao menyampaikan rasa simpati atas terjadinya gempa dasyat di Propinsi Sichuan yang mengakibatkan kerugian besar jiwa dan harta benda. Ia menyatakan, Rusia akan memberikan bantuan kepada daerah bencana bilamana diperlukan.

Komisi Uni Eropa dalam komunikenya mengatakan, Program Bantuan Kemanusiaan Uni Eropa sedang dengan cermat mengikuti perkembangan situasi di daerah gempa. Anggota Komisi Uni Eropa untuk pembangunan dan bantuan kemanusiaan, Louis Michel menyatakan, Komisi UE sewaktu-waktu bersedia memberikan bantuan.

Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) Jacques Roge menyatakan duka cita mendalam kepada para korban tewas akibat gempa bumi. Ia menekankan, menghadapi bencana, IOC bersedia bersatu erat dengan rakyat Tiongkok.

Kementerian Luar Negeri Meksiko dalam komunike persnya menyatakan "rasa simpati paling tulus" atas terjadinya gempa di Propinsi Sichuan Tiongkok. Dinyatakan pula kesediaan untuk membantu Tiongkok menanggulangi benana. Presiden Meksiko Calderon menyatakan yakin, di bawah pimpinan kuat pemerintah Tiongkok, daerah bencana pasti dapat dibangun kembali dengan selekasnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Mohammad Ali Hosseini mengatakan, pemerintah dan rakyat Iran menyatakan simpati mendalam kepada pemerintah Tiongkok serta para korban dan keluarga mereka. Ia mengharapkan rakyat Tiongkok yang menderita akibat peristiwa mendadak itu dapat selekasnya keluar dari dampak bencana dan membangun kembali kampung halamannya.

Selain itu, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, Presiden Pakistan Pervez Musharraf, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri Slovenia Janez Jansa, Presiden Polandia Lech Kaczynski, Presiden Serbia Boris Tadic, dan Emir Kuwait Sheikh Sabah Al Ahmad Al Jaber Al Sabah mengirim kawat atau surat kepada Presiden Tiongkok Hu Jintao, untuk menyatakan simpati atas terjadinya bencana gempa bumi dasyat di Tiongkok. Banyak pemimpin menyatakan kesediaan untuk memberikan bantuan kepada daerah bencana di Tiongkok. Sementara itu, Prancis, Israel, Turki, Singapura, Kuwait, Kolombia dan Argentina juga menyatakan prihatin dan simpati atas terjadinya gempa bumi di Tiongkok.

Tanggal 12 Mei kemarin, terjadi gempa berkekuatan 7,8 skala Richter di Kabupaten Wenchuan, Propinsi Sichuan Tiongkok barat. Getaran gempa terasa di banyak kota dan propinsi seperti Beijing, Shanghai, Gansu, Shanxi, Shaanxi, bahkan di Vietnam dan Thailand. Terhitung sampai pukul 07:00 pagi hari ini (13/5), gempa sudah mengakibatkan hampir sepuluh ribu orang tewas. Biro Eksplorasi Geologi Amerika (UGES) mengatakan, intensitas gempa kali ini sangat tinggi, dan dekat daerah penduduk yang padat, sumber gempa yang relatif dangkal lebih mudah mempengaruhi daerah sekitar pusat gempa dan menimbulkan kerusakan lebih besar dibanding gempa bumi yang letak sumbernya dalam.