|
Hari ini ( 14/5 ), pemerintah dan pemimpin sejumlah negara serta penanggungjawab organisasi internasional masing-masing mengirim kawat kepada Presiden Tiongkok, Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao atau dengan cara lainnya menyatakan rasa simpati kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok berkenaan dengan bencana gempa bumi di Provinsi Sichuan.
Raja Jepang, Akihito, Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, Sudan Bruneihaji hassanal Bolkiah, Raja Moroko Mohammaed VI, Ratu Inggris Elisabeth II, Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, Raja Swedia Carl XVI Gustaf, Presiden Ukraina, Viktor Uchianko, Presiden Romania, Traian Basescu dan Menteri Luar Negeri, Lazar Comanescu masing-masing menyatakan sedih hati kepada pemerintah Tiongkok atas terjadinya korban tewas dan kerugian harta benda yang serius akibat gempa. Mereka menyatakan kesediaan masing-masing dukungan dan bantuan yang semaksimal mungkin kepada Tiongkok.
Presiden Libia, Ellen Johnson Sirleaf, Presiden Brundi, Pierre Nkurunziza, Presiden Komoro, Ahmed Abdallah Mohammed Sambi, Presiden Eritrea Isaias Afwerki, Presiden Ghana, John Agyekum Kufuor, Presiden Somalia, Abdulahi Yusuf Ahmed, Presiden Luwanda, Paul Kagame, Presiden Masedonia, Branko Crvenkovski, Presiden Maldav, Maumoon Abdul Gayoom, Perdana Menteri Srilanka, Ratnasiri Wickramanayake dan lain-lain masing-masing menyatakan belasungka yang setulusnya kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok dan menyatakan rasa simpati mendalam kepada keluarga para korban.
Kementerian Luar Negeri Bahrain dan Oman masing menyatakan rasa simpati yang tulus atas korban tewas dan kerugian harta benda yang serius akibat gempa. Senat Filipina menerima resolusi resi untuk menyatakan belasungka dan dukungan kepada pemerintah dan rakya Tiongkok. Presiden Palang Merah Filipina Richard Gordon menyatakan, Filipina bersedia memberikan bantuan yang semaksimal mungkin kepada Tiongkok.
Sekretaris Jenderal Organisasi Maritim Internasional (IMO), Efthimios E Mitropoulos atas nama delegasi yang menghadiri sidang Dewan Keamanan Laut Ke-48 Organisasi Maritim Internasional ( IMO ) menyatakan simpati yang tulus kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok, dan semoga para korban luka-luka sembuh kembali sedini mungkin, kehidupan rakyat di daerah bencana normal kembali sedini mungkin.
|