Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-05-15 14:31:01    
Pemimpin Pakistan Perhatikan Keadaan Gempa Sichuan Tiongkok

cri

Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter yang memporak porandakan Propinsi Sichuan, Tiongkok pada tanggal 12 Mei lalu telah menarik perhatian sekaligus simpati masyarakat internasional kepada Tiongkok.

Presiden Pakistan Perves Musharaf, Perdana Menteri Yousaf Raza Gillani serta pemimpin-pemimpin dunia lainnya segera mengirim kawat ucapan simpati kepada Tiongkok dan rakyat daerah bencana setelah mendengar berita tersebut. Tidak hanya itu saja, kemarin Presiden Pakistan Musharaf bahkan mendatangi Kedutaan Besar Tiongkok untuk Pakistan dan menyampaikan langsung rasa simpatinya atas bencana gempa yang dialami Propinsi Sichuan.

Sementara itu Perdana Menteri Gillani khusus mengundang wartawan CRI datang ke Sekretariat Perdana Menteri, dan menyampaikan rasa simpatinya kepada saudara-saudara Tiongkok yang mengalami bencana. Berikut laporan wartawan kami.

Dalam kunjungannya ke Kedubes Tiongkok di Pakistan, Presiden Pakistan Pervez Musharaf menyampaikan pesan di buku pesan Kedubes sebagai berikut: "Saya sangat menaruh perhatian pada kerugian jiwa dan harta benda yang dialami rakyat Tiongkok dalam bencana gempa kali ini. Rakyat Pakistan menyatakan rasa belasungkawanya yang mendalam kepada saudara-saudara Tiongkok. Semoga Anda sekalian dapat secepatnya menanggulangi bencana tersebut." Musharraf juga berkesempatan menyampaikan pidatonya di hadapan para staf Kedubes dan media. Dikatakannya, dalam proses penanggulangan bencana kali ini, Pakistan akan teguh berdiri menjadi sahabat Tiongkok.

Dalam pidatonya itu, Musharraf sempat kilas balik ke peristiwa gempa serius di Pakistan tanggal 8 Oktober tahun 2005 yang telah menewaskan 70.000 orang. Saat itu, pemerintah Tiongkok segera mengirim barang-barang bantuan dan tim kemanusiaan kepada Pakistan. Dikatakannya:

"Kami tidak akan melupakan bantuan yang disediakan Tiongkok kepada kami saat Pakistan mengalami bencana gempa. Saya merasa senang bahwa Tiongkok sudah menerima barang-barang bantuan dari kami. Pesawat kami sudah siap dan akan segera diberangkatkan. Pakistan akan sekuat tenaga mengurangi beban derita rakyat Tiongkok dalam bencana gempa kali ini."

Kemarin sore, Perdana Menteri Gillani khusus mengundang wartawan CRI datang ke Sekretariat Perdana Menteri. Dalam pertemuan itu Gillani menyatakan bahwa pemerintah Pakistan akan sedapat mungkin memberikan bantuan yang diperlukan. Baginya, persahabatan Tiongkok-Pakistan adalah persahabatan yang kuat. Dalam bencana kali ini rakyat Pakistan dan rakyat Tiongkok akan bahu membahu dan bergandengan tangan.

Kemarin juga, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan Mohammad Sadiq mengundang beberapa media Tiongkok di Islamabad ke Kementerian Luar Negeri Pakistan. Diharapkannya, melalui media Tiongkok Pakistan dapat menyampaikan rasa simpatinya kepada rakyat Tiongkok. Sadiq menyatakan keoptimisannya bahwa rakyat Tiongkok pasti dapat mengatasi bencana kali ini.