Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-05-19 14:56:56    
Tiongkok Adakan Hari Berkabung Nasional Untuk Nyatakan Duka Cita Kepara Korban Gempa Bumi di Sichuan

cri

Gempa bumi dahsyat yang terjadi di Wenchuan, Provinsi Sichuan tanggal 12 Mei lalu sudah mengakibatkan lebih 32.000 orang di provinsi-provinsi Sichuan, Gansu dan Shaanxi, Tiongkok tewas, dan lebih 22.000 orang cedera. Untuk menyatakan duka cita mendalam rakyat seluruh negeri kepada para korban yang meninggal dalam gempa bumi, pemerintah Tiongkok memutuskan untuk menyatakan tanggal 19 sampai 21 Mei tahun 2008 sebagai hari berkabung nasional. Selama hari berkabung itu, pawai obor Olimpiade di wilayah Tiongkok untuk sementara dihentikan. Seluruh negeri dan lembaga-lembaga Tiongkok di luar negeri menaikkan bendera setengah tiang untuk menyatakan duka cita, dan kegiatan rekreasi umum dihentikan.

Sekitar pukul 04:58 dini hari tadi (19/5), seiring dengan gema lagu kebangsaan yang khitmad, bendera sang merah berbintang lima yang mewakili negara dikibarkan di tiang bendera Lapangan Tian An Men, Beijing, kemudian turun perlahan-lahan setelah berhenti sejenak di puncak tiang bendera. Bendera setengah tiang dinaikkan untuk menyatakan duka cita kepada para korban yang meninggal dalam gempa bumi dahsyat di Wenchuan. Ini adalah yang pertama kali Tiongkok menaikkan bendera setengah tiang untuk massa rakyat biasa.

Udara dini hari di Lapangan Tian An Men masih terasa dingin, ribuan warga kota sudah berkumpul dan berdiri tegak di lapangan menyatakan hormat tatap mata kepada bendera nasional. Usai upacara itu, kami mewawancarai seorang ayah dan putri warga Beijing. Sang ayah bernama Tian Guanghui dan putrinya bernama Tian Sangshan.

Tian Sangshan mengatakan, di antara para korban yang meninggal terdapat anak-anak sebaya dengan saya, mereka tertindih di bawah reruntuhan bangunan. Saya merasa sangat sedih dengan terjadinya bencana ini.

Tian Guanghui mengatakan, meski kita semua merasa sedih dengan jatuhnya banyak korban, namun rakyat seluruh negeri menunjukkan rasa bersatu yang luar biasa untuk mengatasi kesulitan.

Selain warga kota Beijing, banyak warga yang belajar atau sedang mengadakan perjalanan dinas di Beijng juga secara spontan datang ke Lapangan Tian An Men untuk menghadiri upacara pengibaran bendera hari ini. Luo Wenqin dari kota Shenzhen yang sedang mengadakan perjalanan dinas di Beijing pagi-pagi pukul 04:00 sudah datang ke Lapangan Tian An Men. Ia mengatakan,"Bencana sudah terjadi dan tidak mungkin diubah. Dengan adanya dukungan dan bantuan begitu banyak orang, rakyat Sichuan pasti akan dapat menanggulangi kesulitan dan membangun kembali kampung halamannya."

Dun Shixin adalah seorang pegawai negeri. Seusai mengikuti upacara pengibaran bendera, ia berdiri di tempat selama beberapa menit untuk mengheningkan cipta. Ia mengatakan, gempa kali ini adalah suatu musibah yang hebat. Pengadaan hari berkabung nasional dan penaikan bendera setengah tiang tidak saja untuk menyatakan rasa duka cita kepada para korban, juga menunjukkan rasa hormat dan peduli pemerintah kepada jiwa masyarakat. Dun Shixin mengatakan,"Bagi rakyat seluruh negeri, ini adalah suatu pendidikan warga negara yang sangat baik. Pengadaan hari berkabung nasional mencerminkan kekuatan rakyat dan sinar kemanusiaan."

Mahasiswa Amerika yang sedang kuliah di Tiongkok, Joe Bircher juga menghadiri upacara penaikan bendera di Lapangan Tian An Men. Ia mengatakan,"Saya benar-benar merasa sedih, begitu banyak korban meninggal, kita tidak mungin mencegah terjadinya gempa bumi. Dalam hal ini, Tiongkok sungguh telah berbuat sangat baik, telah mencurahkan segenap tenaga dan berupaya sedapatnya, sungguh sangat baik."

Kementerian Luar Negeri Tiongkok dan Kedutaan Besar Tiongkok di luar negeri pagi tadi juga menaikkan bendera setengah tiang untuk menyatakan duka cita, dan menyediakan buku tamu duka cita. Duta besar dari lebih 60 negeri hari ini datang ke kantor Kementerian Luar Negeri untuk menyatakan duka cita. Wartawan kami Liu Yiyao melaporkan dari?Kementerian Luar Negeri.

Sejak pukul 09:30 pagi tadi, para duta besar dari lebih 60 negeri datang ke ruang duka kantor Kementerian Luar Negeri untuk menyatakan rasa duka cita kepada para korban gempa bumi di Sichuan. Duta Besar Pantai Gading yang datang pertama mengatakan, antara Tiongkok dan Pantai Gading terjalin hubungan yang sangat mendalam. Ia datang paling dulu mewakili rakyat negerinya untuk menyatakan simpati kepada rakyat Tiongkok. Duta Besar Amerika Clark Randt menyatakan kepada wartawan bahwa Amerika akan meningkatkan bantuan pertolongan bencana kepada Tiongkok. Duta Besar Jepang Yuji Miamoto mengatakan, tim pertolongan Jepang sedang bekerja keras mencari dan menyelamatkan para korban yang masih hidup. Dikatakannya, dalam proses pembangunan kembali kampung halaman rakyat Tiongkok, pemerintah Jepang akan bekerjasama penuh dengan pemerintah Tiongkok.

Sementara itu, pukul 14:28 sore tadi, yakni tepat pada waktu terjadinya gempa bumi dahyat di Wenchuan, Provinsi Sichuan 7 hari lalu, rakyat seluruh Tiongkok mengheningkan cipta selama tiga menit, kendaraan bemotor, kereta api dan kapal membunyikan peluit, dan sinyal peringatan serangan udara dibunyikan serentak untuk menyatakan rasa duka cita.

Saudara pendengar, demikian tadi laporan tentang hari berkabung nasional di Tiongkok untuk menyatakan duka cita kepada para korban gempa bumi di Sichuan, disampaikan oleh........