Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-05-20 14:47:32    
Tim Pertolongan Internasional Rusia Giat Lakukan Pertolongan di Daerah Bencana Gempa Bumi Sichuan

cri

Setelah terjadinya gempa bumi dahsyat di Wenchuan, Provinsi Sichuan, Tiongkok, Rusia pada waktu pertama memberikan barang-barang bantuan kepada Tiongkok, dan tim pertolongan internasional Rusia yang sangat berpengalaman juga segera datang ke Sichuan untuk melakukan upaya pertolongan. Sejauh ini, tim pertolongan Rusia telah berhasil menyelamatkan seorang wanita Tiongkok berusia 61 tahun yang terjebak di bawah reruntuhan selama 127 jam.

Tanggal 17 Mei sore, tim pertolongan internasional Rusia yang baru saja tiba di Dujiangyan menerima kabar permintaan pertolongan bahwa seorang wanita berusia 61 tahun Xu Rongxing tertimbun di lantai dasar bangunan akibat gempa bumi. Tim pertolongan Rusia segera berangkat ke tempat kejadian yang terletak di distrik kota Dujiangyan. Anggota tim pertolongan Rusia Vladimir Legoshin yang ikut upaya pertolongan itu mengatakan,"Kami hanya mengetahui bahwa wanita itu berada di bawah lantai bangunan yang roboh, kemudian kami memastikan lokasi konkretnya dengan menggunakan alat profesional. Namun keadaan yang rumit mengharuskan kami bertindak hati-hati dalam melakukan upaya pertolongan supaya bangunan itu tidak roboh lebih lanjut."

Upaya pertolongan berjalan amat sulit berhubung struktur bangunan yang roboh itu sangat rumit. Namun taraf pertolongan profesional tim Rusia itu membuat orang-orang di sekitar merasa lega. Anggota-anggota tim pertolongan Rusia itu dengan cepat menggunakan alat untuk membuat lubang persegi panjang satu meter kali setengah meter di lantai yang menindih Xu Rongxing. Wanita yang terjebak di bawah reruntuhan selama 127 jam itu pun dapat diselamatkan, dan seluruh proses pertolongan hanya memakan waktu tidak sampai satu jam. Penduduk setempat Wei Zhong yang menyaksikan seluruh proses pertolongan itu memuji teknik pertolongan profesional tim pertolongan Rusia itu. Dikatakannya,"Kedatangan mereka telah memberikan lebih banyak dukungan spiritual kepada rakyat daerah bencana. Saya benar-benar sangat berterima kasih kepada tim pertolongan internasional."

Tim pertolongan internasional Rusia yang terdiri dari 51 anggota tiba di Chengdu, Sichuan tanggal 16 Mei lalu dan segera terjun dalam upaya pertolongan di Kecamatan Hanwang, kota Jinzhu, Provinsi Sichuan. Hari berikutnya, mereka beralih ke kota Dujiangyan. Selain anggota-anggota pertolongan yang profesional, dalam tim itu terdapat pula dokter, perawat, insinyur dan psikiater. Jejak mereka sudah mencapai hampir semua daerah yang sering dilanda gempa bumi di seluruh dunia. Kepala tim pertolongan Rusia itu, Letnan Jendral Sergei Savov mengatakan, dibanding dengan bencana-bencana yang pernah dialaminya di daerah lain, situasi gempa bumi yang terjadi di Sichuan kali ini lebih rumit. Dikatakannya,"Gempa bumi kali ini terjadi di daerah permukiman penduduk dan sangat luas daerah yang dilanda, maka korban yang jatuh juga cukup berat, ditambah pengaruh iklim dan cuaca, menyebabkan situasi menjadi sangat rumit, dn upaya pertolongan juga sulit dilakukan."

Tim pertolongan Rusia dengan sangat gigih mencari dan menyelamatkan jiwa di daerah bencana. Sebelum upaya penyelamatan Xu Rongxing tanggal 17 Mei, tim pertolongan itu telah menyelamatkan tiga ekor anjing kesayangan. Kemarin (19/5), yakni satu minggu sejak terjadinya gempa bumi, tim pertolongan Rusia itu masih bekerja dengan giat di tumpukan reruntuhan bangunan. Kepala regu tim pertolongan itu, Andrey Mardenu mengatakan di tempat pertolongan kota Dujiangyan,"Di bawah reruntuhan ini sebenarnya masih ada seorang wanita tapi sayang sudah meninggal dan terkubur sangat dalam. Kami sudah menemukannya dan akan berupaya sedapatnya untuk menyelamatkan korban, tak peduli masih hidup atau sudah meninggal."

Pukul 14:28 kemarin, tepat pada waktu terjadinya gempa bumi di Wenchuan, Provinsi Sichuan 7 hari lalu, seluruh Tiongkok mengheningkan cipta bagi para korban yang meninggal dalam gempa bumi. Para anggota tim pertolongan Rusia juga ikut berdoa kepada para korban bersama rakyat Tiongkok yang dirundung rasa sedih.

"Saya sangat bersimpati kepada rakyat Tiongkok, juga bisa memahami sepenuhnya perasaan kalian."

"Kami sangat sedih dengan apa yang telah terjadi di sini. Mudah-mudahan upaya yang kami lakukan bisa membantu mereka."

"Pada saat seperti sekarang ini, saya ingin menyatakan simpati dan dukungan kepada rakyat Tiongkok yang dilanda bencana. Mudah-mudahan mereka dapat membangun kembali kampung halamannya. Saya bersedia memberikan bantuan kepada mereka."

Demikian kata anggota-anggota tim pertolongan Rusia.

Tim pertolongan Rusia itu kembali ke Rusia malam ini setelah menyelesaikan tugas pertolongannya di Sichuan.

Setelah terjadinya gempa bumi dahsyat di Sichuan, tim-tim pertolongan internasional dari Rusia, Jepang, Korea Selatan dan Singapura serta dari Taiwan dan Hongkong telah tiba di Sichuan untuk melakukan upaya pertolongan.