Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-05-20 15:50:59    
Perhatian Berbagai Kalangan Tiongkok dan Jepang Atas Gempa Bumi Sichuan

cri

Kemarin sore, Kedutaan Besar Tiongkok untuk Jepang penuh diliputi suasana hening dan duka, bendera nasional dinaikkan setengah tiang. Kemarin sore pukul 3 lewat 28 menit waktu Tokyo, tokoh-tokoh berbagai kalangan Tiongkok dan Jepang dengan dipimpin oleh Kuasa Usaha Kedutaan Besar Tiongkok untuk Jepang Kong Xuanyou mengheningkan cipta selama 3 menit untuk para korban tewas gempa bumi Wenchuan Sichuan di ruang perkabungan yang khusus diadakan di kedutaan tersebut.

"Ciptakan hening untuk saudara setanahair yang tewas dalam gempa bumi Sichuan."

Kong Xuanyou mengatakan ,"Meskipun kami jauh dari daerah bencana, tapi semua diplomat dan personel lembaga Tiongkok untuk luar negeri dapat merasakan penderitaan rakyat di daerah bencana. Banyak saudara setanah-air direnggut jiwanya yang berharga dalam malapetaka kali ini, banyak keluarga kehilangan anggotanya , kesemuanya itu sangat menyedihkan kami . Dengan upacara perkabungan ini , kami mendoakan rakyat di daerah bencana di bawah pimpinan teguh dan kuat Komite Sentral Partai dan Dewan Negara dapat selekasnya menanggulangi bencana kali ini dan membangun kembali kampung halaman. Kami akan berupaya sedapat mungkin dan menyumbangkan sedikit tenaga kami untuk membantu rakyat di daerah bencana secepatnya mengatasi kesulitan."

Shen Lili adalah seorang Tionghoa yang telah 20 tahun tinggal di Jepang. Kemarin, selepas kerja hari itu , ia bersama dengan suami dan sepasang putri kembarnya datang ke Kedutaan Besar Tiongkok untuk Jepang menyumbangkan uang untuk daerah bencana dan menyatakan duka cita kepada saudara setanah-air yang meninggal dalam gempa bumi. Ia mengatakan, ia setiap hari memperhatikan keadaan bencana gempa bumi dan ia merasa bangga sebagai rakyat Tiongkok. Ia mengatakan, "Kasih sayang dan naluri yang tersimpan dalam lubuk hati orang Tionghoa termanifestasi setelah terjadinya gempa bumi, juga daya kohesi dan kekuatan bersatu orang Tionghoa, ini benar-benar luar biasa . Apa lagi Perdana Menteri Wen Jiabao segera tiba di daerah bencana 4 jam setelah terjadinya gempa dan mengucapkan kata-kata yang sangat menginspirasi rakyat Sichuan , kesemuanya ini sangat mengesankan. Ia mengatakan, bencana sudah tak terelakkan, kita harus menanggulanginya , pemerintah dan tentara pembebasan rakyat adalah kerabat paling dekat kalian."

Kemarin sore, 300 orang datang ke Kedutaan Besar Tiongkok untuk Jepang ikut serta dalam upacara belasungkawa, di antara mereka terdapat banyak sahabat Jepang. Direktur Kantor Berita Kyodo Jepang adalah salah seorang di antaranya .

Ia mengatakan, "Ini adalah suatu bencana yang luar biasa . kami berdoa demi para korban tewas. Pada saat menjelang diselenggarakannya Olimpiade, kami mengharapkan daerah bencana dapat selekasnya merealisasi pembangunan kembali dan kebangkitan. Menghadapi pembangunan kembali, kami mengharapkan rakyat seluruh dunia dapat bergandengan tangan untuk bersama membangun mekanisme kerja sama. "

Mengenai perhatian dan bantuan rakyat Jepang kepada gempa bumi kali ini, Duta Besar Kong Xuanyou menganggapnya sebagai suatu peluang baik untuk mendorong saling pengertian antara kedua negara.

Kong Xuanyou mengatakan , Gempa bumi Sichuan benar-benar menimbulkan reaksi keras di Jepang. Menurut hematnya, kunjungan Presiden Hu Jintao di Jepang telah mmendatangkan tanggapan positif dalam masyarakat Jepang. Dari pemimpin pemeirntah sampai berbagai partai politik dan berbagai kalangan masyarakat bahkan rakyat jelata Jepang dengan caranya masing-masing menyatakan keprihatinan kepada daerah bencana dan korban bencana. Hal ini dianggapnya sebagai ekspresi etika baik tradisional bangsa-bangsa Timur. Ia mengharapkan kegiatan yang diadakan masyarakat Jepang untuk menyatakan kasih sayang kepada rakyat di daerah bencana Tiongkok dapat diteruskan agar mereka terlepas dari kesulitan dan mengatasi bencana alam, sementara juga dapat menjadi suatu kesempatan baik untuk perdalam lebih lanjut perasaan antara rakyat kedua negara."