|
Seiring dengan perkembangan pekerjaan pencarian dan pertolongan korban, upaya penanggulangan bencana gempa bumi kini memasuki tahap baru. Titik berat pekerjaan mulai beralih ke arah pencegahan penyakit, penampungan para korban bencana dan pembangunan kembali pasca bencana. Berikut laporan wartawan kami.
Kecamatan Hanwang, Kota Mianzhu yang hanya terpisah sebuah gunung dari Kabupaten Wenchuan, pusat gempa bumi kali ini sangat parah dilanda bencana. Wartawan menyaksikan, 80% lebih rumah roboh, jumlah penduduk yang tewas dan cedera sangat banyak. Kini sejumlah penduduk kecamatan itu sudah dipindahkan ke Mianzhu dan Chengdu, dan sebagian tetap dimukimkan di kecamatan tersebut. Sementara itu, upaya pencegahan penyakit seperti penyemprotan obat sterilisasi dilakukan secara besar-besaran di kecamatan itu. Wakil Sekretaris Komite Partai Kecamatan Hanwang Xu Wenchun mengatakan,
"Seiring dengan peralihan titik berat upaya pertolongan, tugas penanggulangan bencana di Kecamatan Hanwang dan daerah-daerah lain kini fokus pada pencegahan penyakit dan pembangunan kembali pasca bencana serta pemukiman massa korban bencana."
Seiring dengan kedatangan tenaga tambahan dari pihak pencegahan penyakit berbagai daerah seluruh negeri, tugas pencegahan penyakit di daerah bencana sudah memasuki tahap pensterilan seluruh daerah, pensterilan sumber air, pemrosesan jenazah korban serta pendidikan kesehatan. Wakil Direktur Pusat Pengendalian Penyakit Kota Mianzhu Zhou Daixing mengatakan,
"Semua staf kami kini sudah dikerahkan untuk menjalankan tugas pencegahan penyakit di setiap kecamatan. Selain itu, kami telah mengintensifkan pendidikan kesehatan di kalangan massa korban bencana dan pemrosesan jenazah korban untuk mencegah berjangkitnya wabah dan penyakit menular yang serius pasca bencana."
Kini, pemulihan produksi serta panen dan penanaman pertanian sedang sibuk dilakukan. Setelah mengubur kerabatnya yang meninggal, para petani di daerah bencana kini sedang sibuk melakukan pekerjaan di lading. Wartawan menyaksikan petani sedang sibuk bekerja di Shifang, Pengzhou, Guanghan dan Mianzhu. Karena gempa dahsyat telah merenggut jiwa banyak korban, kini desa-desa kekurangan tenaga kerja, maka mereka dibantu oleh sukarelawan serta perwira dan prajurit tentara. Sementara itu, sejumlah perusahaan besar di daerah gempa kini sudah mulai atau sedang mempersiapkan untuk memulihkan produksi. Pabrik mesin turbin Dongfang di Kecamatan Hanwang adalah sebuah perusahaan besar milik negara. Perusahaan itu mengalami kerugian besar dalam gempa bumi kali ini, kantor pusat dan sejumlah bengkelnya di Hanwang sudah rata dengan tanah. Kini, perusahaan itu sedang merencanakan untuk memulihkan produksi. Pejabat perusahaan itu Liu Zhiqian mengatakan,
"Kami sudah memulai pembangunan kembali pasca bencana. Sementara itu, kami juga berbuat sedapatnya untuk melakukan hal-hal yang dapat kami lakukan. Misalnya, beberapa hari lalu, dengan mengatasi segala kesulitan, kami tepat pada waktunya telah menyerahkan sejumlah generator tenaga angin kepada pelanggan di seluruh negeri."
Banyak sekolah menengah dan dasar di daerah bencana juga telah dibuka kembali di rumah tenda atau pindah ke tempat lain. Sebuah sekolah di Kecamatan Zundao Kota Mianzhu, kemarin telah dibuka kembali. Kepala sekolah itu Cheng Chaolu mengatakan,
"Pertama, berdirinya kembali sekolah ini telah memberi harapan kepada anak-anak untuk kembali duduk di bangku sekolah. Mereka sudah kehilangan rumah, kerabat dan sekolah. Kini mereka bisa kembali berkomunikasi dengan teman-temannya dan selekasnya keluar dari bayangan gelap. Kedua, kondisi sekolah kami sekarang ini relatif lebih baik daripada lingkungan di luar, baik kebersihan maupun lingkungannya. Ini menguntungkan pertumbuhan sehat anak-anak. Ketiga, ini adalah bantuan besar bagi keluarga. Setelah mengantar anak-anak ke sekolah, orangtua tua dapat melakukan pekerjaan lain. Sebelumnya, waktu orangtua para murid tersita untuk menjaga anak sehingga mereka tidak sempat membersihkan lingkungan. Sekarang mereka dapat dengan sepenuh hati melakukan pembangunan kembali kampung halaman.
|