Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-05-23 14:27:50    
Perjuangan Tim Medis Dan Pertolongan Rusia Di Daerah Korban Bencana

cri

Tim Medis dan Pertolongan Rusia yang terdiri dari 67 personil merupakan tim medis internasional pertama yang tiba di daerah korban bencana Wenchuan, Sichuan, Tiongkok. Setelah tiba di Pengzhou, salah satu daerah korban bencana parah pada tanggal 21 Mei lalu, mereka segera membangun rumah sakit pertolongan darurat dan mengobati para korban luka-luka.

Baru saja tim tersebut selesai membangun rumah sakit darurat, mereka segera kedatangan korban luka gelombang pertama. Yang Yixiu yang berusia 80 tahun lebih adalah salah satu pasien rumah sakit itu. Ketika terjadi gempa bumi pada tanggal 12 Mei lalu, ia terjatuh dan tulang pinggangnya patah. Tidak sampai satu jam setibanya ia di rumah sakit itu, tim medis rusia segera menangani dan mengoperasinya. Kepala tim medis Rusia, Aleksander Ivanus mengatakan bahwa tim mereka dapat mengobati para pasien dengan efisiensi yang tinggi berkat instalasi yang maju. Semua instalasi rumah sakit dapat mereka bongkar pasang dalam waktu singkat. Rumah sakit itu tidak hanya dapat diangkut dengan mobil, tapi juga bisa dengan helikopter dan pesawat pengangkut barang. Oleh karena itulah ia menyebut rumah sakit itu sebagai rumah sakit bergerak yang mampu menyediakan 16 jenis jasa pertolongan dan pengobatan.

Ivanus menambahkan bahwa rumah sakit demikian dapat memberikan bantuan medis bagi 200 pasien serius, dan bahkan mampu menjalankan operasi untuk 5 sampai 10 pasien sekaligus.

Ivanus mengatakan, meskipun hambatan dalam upaya pertolongan cukup besar, namun ia tidak merasa frustasi karena berbagai upaya pertolongan, penempatan korban bencana, dan pencegahan terjangkitnya wabah penyakit berlangsung tertib.

Selain menolong korban luka, tim medis Rusia juga memberikan bantuan pemulihan psikologi untuk para korban bencana. Salah seorang anggota tim medis Rusia, Dokter Olia Makarova membantu pemulihan psikologi seorang anak perempuan yang baru berusia tiga tahun yang mengalami ketakutan besar karena orangtuanya menderita luka parah dalam gempa bumi. Makarova mengatakan, ia berharap dapat membantu anak perempuan ini keluar dari ketakutannya melalui pengobatan ilmiah.

Meskipun Makarova tidak bisa berbahasa Mandarin, namun Makarova terus berupaya berkomunikasi dengan anak perempuan itu melalui bahasa tubuh. Hasil jerih payah Makarova tidak sia-sia, karena sekarang sebuah senyum nampak menghiasi wajah anak perempuan itu.