|
Pertemuan Menteri Ekonomi Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) serta serangkaian rapat terkait digelar di Singapura mulai hari ini (25/08 ) sampai Jumat (29/08) mendatang. Pertemuan tersebut bakal membangun satu platform yang baik demi mempercepat lebih lanjut proses pengintegrasian ASEAN serta mempererat hubungan kerjasama dengan negara mitra dialog.
Pertemuan tersebut mencakup Pertemuan Menteri Dewan Pengurus Zona Perdagangan Bebas ASEAN dan Pertemuan Menteri Dewan Pengurus Zona Investasi ASEAN. Menteri-menteri ekonomi dari 10 negara ASEAN akan mengadakan pembahasan sekitar masalah pengintegrasian ASEAN. Para menteri akan secara titik berat membahas perealisasian target pembentukan masyarakat ekonomi ASEAN pada 2015, dan mengadakan penelitian secara mendalam terhadap kemajuan pelaksanaan "Gambar Biru Masyarakat Ekonomi ASEAN".
Gambar Biru Masyarakat Ekonomi ASEAN diluluskan dalam KTT ASEAN ke-13 pada bulan November 2007 oleh pemimpin Negara-negara ASEAN. Gambar biru tersebut adalah rancangan umum tentang pengintegrasian ekonomi ASEAN ,sekaligus merupakan sebuah dokumen pembimbing. Menurut gambar biru tersebut, sebelum tahun 2015, akan terbentuk pasar dan basis produksi yang tunggal di wilayah ASEAN, dan terwujud lalu lintas bebas di bidang komoditi, industri jasa, investasi dan tenaga teknik di bawah rangka tersebut, termasuk lalu lintas modal yang lebih bebas. Gambar Biru menegaskan pula 4 soko guru besar dari masyarakat ekonomi ASEAN, yakni sebuah pasar dan basis produksi yang tunggal, sebuah kawasan ekonomi yang kaya dengan daya saing, sebuah kawasan ekonomi yang berkembang secara seimbang, serta sebuah kawasan yang berintegrasi dengan eknomi global.
Dalam serangkaian pertemuan terkait yang digelar bersamaan itu , 10 negara ASEAN dan mitra dialognya yaitu Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat bakal mengadakan pembahasan mengenai masalah zona perdagangan bebas dan projek kerjasama ekonomi, untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara satu sama lain. Di antaranya ASEAN dan Tiongkok akan membahas Persetujuan Investasi Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN yang tengah diperundingkan.
Tiongkok dan 10 negara ASEAN menginginkan selekasnya menandatangani persetujuan tersebut. Bulan November lalu, di depan KTT Asia Timur ke-3, Perdana Menteri Tiongkok Wen Jiabao mengemukakan untuk mempercepat perundingan mengenai persetujuan investasi Tiongkok-ASEAN, dan secara menyeluruh mendorong pembentukan zona perdagangan bebas. Bulan Juli lalu, dalam pertemuan forum regional ASEAN ke-15, Menteri Luar Negeri Tiongkok Yang Jiechi menyatakan kesediaan Tiongkok untuk meningkatkan kerjasama dengan ASEAN, mendorong secara menyeluruh pembangunan zona perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN, berupaya mencapai persetujuan investasi dalam tahun ini. Tiongkok berharap dengan persetujuan tersebut merangsang perusahaan domestic mengadakan investasi ke Asia Tenggara. Ini disebabkan pertama, apabila zona perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN dapat terbentuk pada 2010, menurut perhitungan populasi, zona perdagangan bebas tersebut akan merupakan yang terbesar di dunia, dan akan menyediakan peluang bisnis sangat besar kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok. Kedua, kawasan ASEAN memiliki keunggulan tersendiri yaitu banyaknya masyarakat Tionghoa yang menetap di kawasan itu serta keunggulan geologis sebagai Negara tetangga penting antara satu sama lain ,kesemuanya ini telah memberikan kemudahan kepada perusahaan Tiongkok untuk mengadakan invetasi ke ASEAN.
Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN diadakan setipa dua tahun, ketuanya dijabat secara bergilir oleh 10 negara anggota ASEAN. Dalam pertemuan kali ini Singpaura bertindak sebagai negara ketua menggantikan Filipina.
|