|
Ratusan tumpukan tanah kuning berbentuk kerucut berdiri di kaki Gunung Helan, menyerupai bukit kecil di tanah berpasir yang luas dan tandus. Walaupun tanah-tanah kerucut telah mengalami erosi selama hampir seribu tahun, tetap masih berdiri dengan gagah. Kerangka tanah kerucut masih terjaga dengan baik, walaupun bagian luarnya telah berkikis.
Makam nomor ke-3 dari Makam Kerajaan Xixia, yang luasnya 150 ribu km persegi, merupakan makam yang paling besar dan terpelihara paling baik di antara 9 makam. Mengenai makam nomor ke-3, Direktur Institut Penelitian Xixia Du Jianlu mengatakan, eksploitasi dan penelitian terhadap makam tersebut mempunyai arti yang relatif penting.
Du Jianlu mengatakan: "Dalam sejarah sistem pemakaman kerajaan Tiongkok, selain makam kerajaan Dinasti Qing sebagai kerajaan feodal terakhir Tiongkok, satu-satunya makam kerajaan etnis minoritas yang terpelihara adalah makam kerajaan Xixia. Maka, makam kerajaan Xixia memiliki nilai yang sangat penting dalam penelitian sejarah pemakaman Tiongkok. Selain itu, dari makam kerajaan Xixia telah ditemukan bahan bangunan dalam jumlah besar, terutama bahan bangunan glasir berwarna, yang bernilai tinggi dalam penelitian sejarah bangunan Tiongkok. Ketiga, ditemukan pula lembu perunggu dan kuda batu yang dikeluarkan dari makam kerajaan Xixia dengan teknik pembuatan yang tinggi, mempunyai nilai tinggi dalam penelitian industri kerajingan tangan dan teknik produksi di Kerajaan Xixia."

Saudara pendengar, selanjutnya kami mengajak Anda menikmati gambar batuan di Gunung Helan.
Lebih dari 1,000 ukiran batu Gunung Helan terdapat di Desa Jinshan, Kabupaten Helan, bagian tengah Gunung Helan, yang terletak 50 lebih km dari Kota Yinchuan. Separuh lebih dari gambar ukiran itu berbentuk manusia, yang lain berbentuk lembu, kuda, rusa dan lain sebagainya. Dengan gambar ukirian tersebut, dapat diketahui sejarah, kebudayaan, keadaan ekonomi, adab istiadat etnis Dangxiang sebagai etnis penggembala kuno.
Pada tahun 1997, ukiran batu Gunung Helan dicantumkan Organisasi Pendidikan, Iptek dan Kebudayaan PBB di dalam daftar warisan kebudayaan dunia informal. Pada April 2004, ukiran batu Gunung Helan secara resmi melapor sebagai warisan budaya dunia. Pada September 2008, Museum Ukiran Batu Gunung Helan dibuka secara resmi kepada publik.

Kota Yinchuan, ibu kota Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia merupakan tempat yang ajaib dan mempesona. Apabila Anda datang berkunjung ke Yinchuan, Makam Kerajaan Xixia dan ukiran batu Gunung Helan merupakan dua pilihan yang tak boleh dilewatkan dari daftar tujuan anda. 1 2
|