|
Dengan mengandalkan keunggulan geografi dan pembentukan Zona Perdagangan Bebas Tiongkok-ASEAN, Daerah Otonom Zhuang Guangxi bergaul dengan luas dan menjalin hubungan kota bersahabat dengan negara-negara ASEAN dalam rangka mendorong kerja sama kedua pihak di bidang-bidang perdagangan, pendidikan, kebudayaan dan pariwisata, sementara mendorong maju kerja sama regional ke banyak bidang dan lapisan yang mendalam.
Seiring dengan Ekspo Tiongkok-ASEAN, Konferensi Tingkat Tinggi Bisnis Dan Investasi Tiongkok-ASEAN secara permanen diselenggarakan di Kota Nanning, sebagai jalur depan kerja sama Tiongkok-ASEAN, Guangxi mengadakan kerja sama ekonomi dan perdagangan yang lebih erat dengan ASEAN, maka, pengembangan penjalinan hubungan kota bersabahat internasional telah mencapai kemajuan besar.
Dikabarkan, jumlah kota bersahabat yang digalang Guangxi dan negara-negara ASEAN telah meningkat dari sepasang pada tahun 2002 sampai 22 pasang tahun ini, jumlahnya menduduki peringkat pertama dalam semua propinsi dan daerah otonom Tiongkok. Tahun ini, Guangxi telah berturut-turut menjalin hubungan kota bersahabat dengan 5 kota ASEAN, di antaranya, Kota Beihai dan Kota Semarang, Indonesia pada tanggal 14 Oktober lalu.
Seiring dengan semakin eratnya pertukaran antara Guangxi dan ASEAN, perhatian terhadap Guangxi, pertukaran dan kerja sama negara-negara ASEAN dengan Guangxi telah melampaui masa sebelumnya. Kegiatan kunjungan dinas ke luar negeri dan jumlah warga Guangxi yang bertamasya atau menengok sanak kerabat di negara ASEAN semakin banyak.
Tahun-tahun belakangan ini, hubungan persahabatan, ekonomi dan perdagangan antara Guangxi dan negara-negara ASEAN telah memasuki suatu tahap perkembangan yang baru, kerja sama ekonomi dan perdagangan antara kedua pihak semakin erat. Pada paro pertama tahun ini, volume perdagangan antara Guangxi dan ASEAN telah meningkat 90,3 %, laju pertumbuhan impor-ekspor Guangxi menduduki peringkat keempat di seluruh Tiongkok. Selama 8 bulan pertama tahun ini, volume perdagangan antara Guangxi dan ASEAN mencapai 2,8 miliar Dolar AS, angka itu hampir mencapai level total volume sejenis tahun lalu, meningkat 72,3 % dibandingkan masa sama tahun lalu. Sedangkan, ASEAN sudah beberapa tahun memelihara status mitra dagang terbesar bagi Guangxi.
Ketua Kantor Urusan Luar Negeri Daerah Otonom Zhuang Guangxi, Fan Xiaoli dalam rapat kerja urusan luar negeri tahun ini menyatakan, "Menjalin hubungan kota bersahabat dengan luar negeri telah memainkan peranan penting dalam mendorong pertukaran dan kerja sama antara Guangxi dan negara terkait di bidang-bidang ekonomi dan perdagangan, kebudayaan serta pendidikan."
Di depan upacara penandatanganan persetujuan tentang penjalinan hubungan kota bersahabat antara Kota Fangchenggang dan Kota Halong Vietnam, kedua pihak mengharapkan dapat menggunakan platform kota bersahabat itu, dengan sepenuhnya memainkan keunggulan saling mengisi kedua kota di bidang sumber daya, serta keunggulan geografi dan pelabuhan, secara menyeluruh mendorong pertukaran dan kerja sama yang bersahabat antara kedua kota dalam rangka mewujudkan kemakmuran dan perkembangan bersama
Tahun-tahun belakangan ini, pertukaran antara Kota Fangchenggang dan Halong sangat erat, volume perdagangan komoditas perbatasan meningkat tahun demi tahun; Di bidang pariwisata, jumlah wisatawan dari Kota Fangchenggang ke Vietnam melewati pelabuhan Fangcheng dan Dongxing maksimum dapat mencapai sekitar 410 ribu orang setiap tahun, di antaranya, jumlah wisatawan yang mengunjungi Kota Halong lebih dari separo. Sementara itu, jumlah wisatawan dari Propinsi Quang Ninh Vietnam ke Kota Dongxing Guangxi juga meningkat tahun demi tahun; Di bidang rekreasi dan olahraga, festival tarik suara bersambut-sambutan muda-mudi di sungai perbatasan Tiongkok-Vietnam, pertandingan sepak bola Festival Capgome, balap sepeda jalan raya perbatasan Tiongkok-Vietnam, pertandingan invitasi dayung perahu naga (antar rakyat) Tiongkok-Vietnam yang diadakan di atas laut pada Festival Pecun, serta kegiatan-kegiatan rekreasi dan olahraga yang beranekaragam lain juga kerap diadakan, dalam rangka meningkatkan pengertian dan persahabatan antara rakyat kedua pihak.
Seiring dengan berkembangnya pesat ekonomi dan perdagangan, pertukaran di bidang pendidikan dan kebudayaan antara kedua pihak juga sedang dimajukan dengan mantap. Dikabarkan, kini, Guangxi telah menjadi salah satu daerah Tiongkok yang paling dinamis pertukarannya di bidang pendidikan dengan ASEAN. Menurut statistik Badan Pendidikan Guangxi, sejak tahun 2001, jumlah siswa ASEAN yang belajar ke Guangxi hampir setiap tahun meningkat dengan laju kecepatan 10 %. Kini, jumlah siswa ASEAN yang belajar di Guangxi telah mencapai lebih dari 2100 orang. Sementara itu, Guangxi juga mengirim sejumlah besar siswa dan guru bahasa Mandarin ke negara-negara ASEAN, mereka telah memainkan peranan pendorong yang aktif bagi kerja sama dan pertukaran ekonomi regional dengan ASEAN.
Digalangnya secara resmi hubungan 22 kota bersahabat antara Guangxi dan ASEAN menandakan bahwa Guangxi telah menguasai peluang sejarah, telah mengayunkan langkah baru di atas jalan reformasi dan keterbukaan, dengan pembangunan hubungan kota bersahabat sebagai platform, mendorong kerja sama regional ke arah yang semakin mendalam.
Saudara pendengar, di depan upacara penandatanganan persetujuan mengenai penjalinan hubungan kota bersahabat antara Kota Beihai Guangxi dan Kota Semarang Indonesia, pemimpin Kota Beihai menyatakan kesediaan dengan penggalangan resmi hubungan kota bersahabat sebagai titik tolak baru, bersama-sama memanfaatkan peluang baru keterbukaan dan pembangunan Teluk Beibu, memakmurkan ekonomi kedua pihak, memperdalam pertukaran ekonomi dan perdagangan serta kebudayaan antara kedua pihak.
|