Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2008-12-25 14:04:03    
Lakon Tradisional Beijing Tidak Luntur di Hati Kawula Muda Beijing

CRI

Dari tanggal 7 sampai 20 November lalu, "musim pertunjukan lakon tradisional" yang pertama digelar di Beijing. Musim pertunjukan itu disponsori bersama oleh Pemerintah Distrik Xuanwu Beijing dan Grup Kebudayaan Tiongkok dengan Luar Negeri.
Selama berlangsungnya musim pertunjukan itu, rating situs web resmi pertunjukan itu melampaui 200.000 pengunjung. Ini berarti pertunjukan tradisional belum dilupakan masyarakat dan masih menarik perhatian para penonton muda.
Dalam musim pertunjukan itu, teater-teater besar di Distrik Xuanwu mementaskan kurang lebih 100 atraksi pertunjukan yang mencakup semua jenis kesenian paling terkenal dalam kebudayaan tradisional khas Beijing.
Wartawan kami mendatangi Warung Teh Laoshe, yakni sebuah tempat yang mementaskan pertunjukan teater. Sebuah pertunjukkan yang sedang berlangsung segera menarik perhatian si wartawan.


Di atas panggung, nampak seorang pemain yang dengan kepiawaiannya mampu mengalunkan nada-nada harmoni dari cawan-cawan ia pukul dengan menggunakan sumpit. Dan di antara para penonton, nampak banyak anak-anak muda yang ikut menikmati pertunjukan itu.
Kini menonton opera maupun pertunjukan tradisional lainnya di warung teh bersama sahabat sudah menjadi trend bagi kawula muda Beijing yang gemar menikmati kehidupan malam. Li, salah seorang penonton di Warung Teh Laoshe dalam wawancara singkat dengan si wartawan mengatakan:
"Saya merasa, walaupun sekarang sudah banyak kebudayaan modern yang populer, namun kelompok muda mudi yang saya kenal juga tertarik pada kebudayaan tradisional Beijing. Tempat ini tidak saja menghidangkan makanan lezat, tapi juga peluang untuk menikmati kebudayaan kuno Beijing," ujar Li.
Merasakan langsung seperti apa kebudayaan tradisional Beijing tentu membawa sensasi tersendiri bagi para penonton yang sudah puas makan. Selama musim pertunjukan, pameran kerajinan tangan khas Beijing juga digelar. Antara lain, seni membuat patung dengan tanah liat dan lukisan tradisional yang bersejarah lama.
Di depan stan pembuatan patung tanah liat, wartawan sempat mewawancarai Qian, salah seorang pengunjung yang sedang mencoba membuat patung dengan tangannya sendiri. Ia mengatakan, "Dulu saya tidak punya pengalaman seperti ini. Baru pertama kali saya membuat patung tanah liat. Hati saya terasa tenang ketika berkutat dengan seni ini."
Ada yang suka tempat sepi, ada pula yang gemar tempat ramai. Wartawan kami kemudian mendatangi tempat pertunjukan xiangsheng atau dagelan yang digelar di Restoran Teh Zhangyiyuan. Suasana riang gembira sangat terasa dalam ruangan itu.
Xiangsheng merupakan pertunjukan lawakan khas Kota Beijing lama. Di Restoran Teh Zhangyiyuan, terlihat para pelawak yang mengenakan jubah tradisional sedang mengadakan pertunjukan di hadapan para penonton yang sedang duduk di depan meja persegi sambil makan kuaci dan minum teh. Gelak tawa penonton yang terpancing oleh lelucon-lelucon para pelawak semakin membuat suasana terasa ramai.
Salah seorang pemain xiangsheng bernama Li Zhishun mengatakan, "Dalam kesenian tradisional, ada banyak hal yang tidak bisa dialami dalam kehidupan sehari-hari. Dengan duduk di teater dan menonton pertunjukan xiangsheng, kaum muda mudi dapat menambah pengetahuan mereka tentang kebudayaan tradisional. Ini tentu ada manfaatnya."


Seniman-seniwati itu menyebarluaskan kebudayaan tradisional dengan sikap yang bertanggung jawab. Kini banyak pula rombongan kesenian lainnya yang juga memberikan sumbangsihnya demi penyebarluasan kebudayaan tradisional.
Warung Teh Laoshe adalah salah satu di antaranya. Direktur Utama Warung Teh Laoshe, Yang Xinyu mengungkapkan alasan di balik penyelenggaraan pertunjukan kesenian tradisional.
"Kebudayaan khas Beijing mewakili salah satu dari bagian terbaik kebudayaan tradisional Tiongkok. Dalam kebudayaan lama Beijing terdapat banyak unsur budaya yang dapat membimbing kehidupan sekaligus meningkatkan kualitas diri," kata Yang Xinyu.