|
Hari Senin yang lalu, Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Li Keqiang yang sedang mengunjungi Indonesia secara terpisah telah mengadakan pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Ikutilah sekarang laporan tentang pertemuan itu.

Wakil Perdana Menteri Li Keqiang dalam pertemuan dengan Presiden Susilo itu pertama-tama menyampaikan salam Presiden Hu Jintao dan Perdana Menteri Wen Jiabao kepada Presiden Susilo. Dinyatakan pula penghargaan tinggi kepada Presiden Susilo atas sumbangannya kepada pembinaan dan perkembangan kemitraan strategis Tiongkok-Indonesia. Dikatakannya, Presiden Hu Jintao dan Presiden Susilo tahun 2005 saling mengadakan kunjungan dan berhasil membina kemitraan strategis. Dengan demikian telah membuka era baru hubungan antara kedua negara, dan mengisi lembaran baru persahabatan rakyat kedua negara.

Dalam pertemuan itu Li Keqiang mengatakan, dalam kunjungan yang pertama kali di Indonesia ini, ia telah merasakan sendiri keramahan dan persahabatan rakayt Indonesia, dan sangat terkesan oleh kedinamisan ekonomi dan sosial di negeri ini. Tiongkok dan Indonesia adalah tetangga dekat yang bersahabat. Sebagai negara penting di kawasan Asia-Pasifik dan sesama negara besar berkembang, meningkatkan kerja sama antara kedua negara mempunyai arti penting bagi perdamaian, kestabilan dan perkembangan kedua negara, bahkan regional dan dunia.

Li Keqiang menyatakan, kerja sama kedua negara di bidang pembangunan infrastruktur dan pengembangan energi pada tahun-tahun belakangan ini menunjukkan momentum yang baik dan menjadi titik terang dalam kemitraan strategis antara kedua negara. Jembatan Surabaya-Madura yang sedang dibangun merupakan sebuah proyek simbolis kerja sama kedua negara. Ditinjau dari segi jangka panjang, kerja sama kedua negara di bidang ini memiliki potensi sangat besar dan prospeksi sangat luas. Tiongkok mendukung dan mendorong perusahaannya ambil bagian dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia, bersedia berbagi pengalaman pembangunan Tiongkok dengan rakyat Indonesia, juga bersedia memberikan bantuan dalam batas kemampuannya kepada Indonesia.
Wakil Perdana Menteri Li Keqiang mengatakan, krisis finansial kini sedang meluas dan menjalar ke sektor ekonomi riil. Dalam situasi yang serius seperti ini, meningkatkan kerja sama Tiongkok dan Indonesia untuk bersama-sama menghadapi tantangan mempunyai arti realistis yang penting. Tiongkok bersedia bersama Indonesia meningkatakan komunikasi dan dialog, memperdalam saling percaya dan kerja sama, terus menerus memciptakan situasi baru hubungan Tingkok-Indonesia.
Presiden Susilo menyatakan sambutan hangat atas kunjungan Wakil Perdana Menteri Li Keqiang. Dikatakannya, sejak ia dan Presiden Hu Jintao bersama-sama menegakkan kemitraan strategis antara kedua negara, hubungan kedua negara berkembang pesat, kerja sama terus diperluas. Ia yakin kunjungan Li Keqiang kali ini akan memberikan dorongan positif bagi perkembangan hubungan kedua negara. Presiden Susilo menyampaikan ucapan selamat atas sukses Tiongkok dalam menyelenggarakan Olimpiade Beijing dan menganggapnya sebagai kebanggaan seluruh rakayt Asia. Perkembangan Tiongkok tidak saja menguntungkan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok, juga mempunyai arti penting bagi perkembangan regional dan dunia. Pemerintah Indonesia menyatakan terima kasih kepada Tiongkok atas bantuannya bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Krisis finansial dewasa ini menghadapkan kedua negara pada tantangan, tapi tepat seperti dikatakan dalam pepatah Tiongkok bahwa krisis mengandung peluang. Ia mengharapkan kedua negara dapat bersama-sama mencurahkan tenaga meningkatkan kerja sama dan menciptakan situasi baru hubungan bilateral.
Hari Senin tanggal 22 Desember lalu, Wakil Perdana Menteri Li Keqiang di Jakarta mengadakan pula pertemuan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pada kesempatan itu, Li Keqiang mengajukan usul 6 butir untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang yang saling menguntungkan antara kedua negara. Pertama, meningkatkan perencanaan politik. Menyusun sebuah cetak biru yang menyeluruh, sempurna dan mudah dilaksanakan untuk mengimplimentasikan kerja sama pragmatis antara kedua negara untuk 5 tahun ke depan, dengan ini meletakkan dasar bagi pendorongan kerja sama ke arah yang lebih mendalam. Kedua, memeliahra pertumbuhan perdagangan. Dalam situasi melambannya pertumbuhan ekonomi global, perlu terus menjaga pertumbuhan relatif cepat nilai perdagangan bilateral untuk mendorong ekonomi negeri masing-masing mencapai kemajuan relatif cepat. Ketiga, mendorong kerja sama di bidang proyek penting perlistrikan, transportasi dan infrastruktur lainnya. Keempat, memperdalam kerja sama energi. Di atas dasar persamaan dan saling menguntungkan, mendorong lebih lanjut kerja sama energi antara kedua negara untuk mencapai perkembangan bersama. Kelima, mengembangkan kerja sama di bidang pertanian, perikanan, penerbangan, moneter dan bidang-bidang lainnya. Keenam, meningkatakan komunikasi dan koordinasi, bersama-sama mendorong kerja sama regional mencapai kemajuan baru.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan terima kasih kepada Wakil Perdana Menteri Li Keqiang yang memilih Indonesia sebagai negara pertama dalam rangkaian kunjungan kali ini. Ia menganggap kunjungan itu mempunyai arti penting bagi peningkatan lebih lanjut kemitraan strategis antara kedua negara. Kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok di berbagai bidang pada tahun-tahun belakangan ini mengalami kemajuan pesat, khususnya di bidang perlistrikan, pembangunan infrastruktur transportasi serta perminyakan dan gas alam. Indonesia menyatakan terima kasih kepada Tiongkok atas bantuannya kepada Indonesia. Kepada perusahaan Tiongkok diharapkan dapat dengan lebih aktif ambil bagian dalam pembangunan infrastruktur dan kerja sama energi di Indonesia. Dalam situasi semakin seriusnya ekonomi global dewasa ini, Indonesia dan Tiongkok perlu meningkatkan kerja sama untuk menghadapi tantangan resesi ekonomi global.
Demikian tadi saudara pendengar laporan tentang pertemuan antara Wakil Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Penyiar anda Nining mengucapkan terima kasih atas perhatian anda, sampai jumpa dalam kesempatan lain!
|