Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2009-01-21 12:51:20    
Nanning Percepat Pembangunan "Tiga Pangkalan, Tiga Pusat"

Kantor Berita Xinhua

Ibukota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Nanning mempercepat pembangunan "tiga pangkalan dan tiga pusat" kawasan Tiongkok-ASEAN dengan mengandalkan keunggulan geografi dan kebijakan preferensial pemerintah pusat.

Walikota Nanning, Huang Fangfang yang sedang menghadiri kongres rakyat dan majelis permusyawaratan politik rakyat Guangxi hari Senin memperkenalkan, "tiga pangkalan" yang dibangun oleh Nanning adalah pangkalan logistik, pangkalan pengolahan dan manufaktur serta pangkalan perdagangan komoditi kawasan Tiongkok-ASEAN. Sedangkan "tiga pusat" adalah pusat pertukaran informasi, pusat penting perhubungan dan pusat moneter kawasan Tiongkok-ASEAN.

Huang Fangfang mengatakan, dalam latar belakang krisis finansial, Nanning tahun ini terutama menggalakan pembangunan proyek, dan akan merampungkan investasi senilai 118 miliar yuan RMB, mempercepat pembentukan "tiga pangkalan dan tiga pusat" kawasan Tiongkok-ASEAN.

Di bidang pangkalan logistik, dari empat penjuru Kota Nanning telah mulai dibangun sejumlah pangkalan logistik tipe besar, sementara juga dibangun sejumlah pasar khusus sebagai pelengkap yang berorientasi pada ASEAN, antara lain buah-buahan dan sayur mayur ASEAN. Nanning meningkatkan pula "kerja sama pelabuhan" dengan pelabuhan-pelabuhan Beihai, Qinzhou, Fangchenggang dalam Zona Ekonomi Teluk Beibu, berupaya memindahkan pabean, badan pemeriksaan dan karantina serta fungsi jasa lainnya di pelabuhan ke pedalaman sehingga menjulur ke Zona Pembangunan Nanning, dalam rangka membentuk "pelabuhan tanpa air".

Mengenai keraguan atau kesangsian dunia luar atas pembangunan pusat moneter regional di Nanning, Huang Fangfang mengatakan, kalau membicarakan skala moneter, Nanning tidak dapat dibandingkan dengan kota-kota Hong Kong dan Shenzhen yang sama-sama terletak di Tiongkok Selatan, tapi Nanning mempunyai keunggulannya sendiri, yaitu jaraknya paling dekat dengan ASEAN, dan merupakan tempat penyelenggaraan Ekspo Tiongkok-ASEAN. Pemerintah Tiongkok baru-baru ini mengesahkan uji coba penghitungan perdagangan komoditas antara Guangxi, Yunnan dengan ASEAN dengan mata uang RMB, semuanya itu adalah berita yang menguntungkan Nanning. Pada kenyataannya, selama satu tahun ini, lembaga moneter negara-negara ASEAN, misalnya Bank Komersial Thuong Tin Saigon Vietnam, dan Bank DBS Singapura telah membuka kantor perwakilan atau cabangnya di Nanning, Bank Teluk Beibu Guangxi yang akan membuka cabangnya di negara-negara ASEAN juga didirikan di Nanning. Oleh karena itu, meskipun pembangunan pusat moneter regional di Nanning memikul tanggung jawab yang berat, tapi bukannya tak dapat diwujudkan.

Huang Fangfang mengatakan, pembangunan pusat penting perhubungan regional di Nanning juga dipercepat, pada masa mendatang akan terdapat 6 buah jalan kereta api yang melewati Nanning, tahun ini Nanning juga akan membangun proyek subway atau metro. Tanggal 1 Januari lalu, jalur kereta api internasional dari Nanning ke Hanoi, ibukota Vietnam juga diresmikan. Dikabarkan, Nanning juga sedang aktif mengkoordinasi pembangunan jalan raya internasional ke Singapura. Dalam suatu waktu mendatang, Nanning akan mempercepat pembangunan dan menyempurnakan jalan kereta api dan jalan raya tingkat tinggi Nanning-Hanoi-Phnom Penh-Bangkok-Kuala Lumpur, membentuk secara berangsur-angsur koridor ekonomi Nanning-Singapura yang melewati Semenanjung Indo-China. Tahun-tahun belakangan ini, Nanning berturut-turut membuka dinas penerbangan ke berbagai kota utama negara-negara ASEAN.

Sejak Ekspo Tiongkok-ASEAN yang pertama diselenggarakan di Kota Nanning, Daerah Otonom Zhuang Guangxi pada tahun 2004, Vietnam, Kamboja dan Thailand telah membuka kantor konsulat di Nanning, sepuluh negara ASEAN dan Jepang, Korea Selatan telah membuka lembaga perwakilan perdagangan di Nanning, sejumlah besar pusat pertukaran dan badan perwakilan Tiongkok-ASEAN juga didirikan di Nanning, " Jalur Nanning" telah menjadi saluran komunikasi yang stabil antara Tiongkok dan ASEAN.