Perkenalan tentang CRISiaran Bahasa Indonesia
China Radio International
Berita Tentang TK
Berita Internasional
Fokus Ekonomi TK
Kehidupan Sosial
Olahraga
Serba-serbi

KTT ASEAN

Kunjungan Hu Jintao Ke Lima Negara Asia dan Afrika

Kunjungan Jurnalis CRI ke Guangdong

Hu Jintao Hadiri KTT G-20 dan APEC serta Lawat ke 4 Negara

Olimpiade Beijing Tahun 2008
Indeks>>
(GMT+08:00) 2009-03-02 16:06:33    
Kebijakan Baru Bagi Penjaminan Pengangguran di Bawah Krisis Moneter

CRI

Di bawah dampak krisis moneter internasional, sejak triwulan ke empat tahun 2008, sebagian perusahaan Tiongkok mengurangi produksi atau menghentikan produksi sementara, serta membawa pengaruh kehilangan pekerjaan terhadap sebagian pekerja. Mengenai hal tersebut, Kementerian Sumber Tenaga Kerja dan Penjaminan Sosial Tiongkok menangani tepat pada waktunya, kini banyak kebijakan baru telah dikeluarkan.

Pada November 2008, Kementerian Sumber Tenaga Kerja dan Penjaminan Sosial Tiongkok mulai menetapkan beberapa kebijakan baru, dengan mengubah cara semula yang bertujuan menjamin kehidupan terendah bagi pengangguran menjadi membantu pegawai kerja menurunkan resiko pengangguran dan memelihara hak kerja mereka. Kebijakan tersebut melingkupi penundaan pembayaran ongkos asuransi pengangguran bagi perusahaan dalam kesulitan. Selain itu, menyediakan tunjangan dan pembinaan pemindahan bidang kerja kepada pegawai kerja yang menghadapi resiko penggangguran, mendorong perusahaan yang mengurangi produksi dengan cara menambahkan pekerjaan bergilir untuk menggantikan pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja dan menyediakan tunjangan yang diberikan dana asuransi social untuk para pekerja. Kini kebijakan terkait telah diserahkan kepada Dewan Negara.

Menurut wakil Menteri Sumber Tenaga Kerja dan Penjaminan Sosial Tiongkok Zhang Xiaojian menjelaskan, kini yang dapat memperoleh asuransi penggangguran Tiongkok yakni, pegawai berasal dari perusahaan sebelumnya boleh menikmati uang asuransi penggangguran, atau bagi petani yang bekerja di perusahaan dan meninggalkan perusahaan dapat memperoleh dana penggangguran. Kini, jumlah sisa dana asuransi seluruh negeri lebih dari 1 triliun yuan RMB. Berdasarkan perkembangan pesat ekonomi Tiongkok beberapa tahun lalu, keadaan pekerjaan pun cukup baik, maka sisa dana asuransi penggangguran cukup banyak. Karena itu, Tiongkok mempunyai dana cukup untuk menanggapi krisis moneter.

Selain itu, pada akhir tahun 2008 pemerintah Tiuongkok mengumumkan rencana investasi senilai 4 triliun yuan RMB dan rencana pembangkitan 10 industri yang diumumkan baru-baru ini akan juga menyediakan sejumlah besar lowongan kerja. Wakil kepala Kantor Perancangan Rencana Transportasi Guang Changyu mengungkapkan, setiap dana 100 juta yuan RMB diinvestasikan di pembangunan jalan tol dan langsung menciptakan lowongan kerja langsung sejumlah 1800 dan lowongan kerja tidak langsung sejumlah 2100. Direktur Perencanaan Kementerian Kekeretaapian Tiongkok Yang Zhongmin menyatakan, skala investasi sejumlah 6 triliun yuan RMB tahun 2009 akan menyediakan 6 juta lowongan kerja.

Dalam suatu jumpa pers 20 Januari 2008, juru bicara Kementerian Sumber Tenaga Kerja dan Penjaminan Sosial Tiongkok Yun Chengji menyatakan, sehubungan dengan dampak krisis moneter bagi ekonomi riil, tingkat penggangguran tahun 2009 berencana dikontrol pada 4,6%, lebih tinggi 0,4% dibanding tahun 2008.