Pagelaran seni Malam Persahabatan Tiongkok-Indonesia kemarin (29/8) pukul 21.00 waktu setempat digelar di Lapangan Balai Kota Shenyang. Ribuan warga Kota Shenyang yang menghadiri pagelaran seni Tiongkok Indonesia menunjukkan tingginya antusias masyarakat setempat pada Kebudayaan Indonesia.
Sebagai pembuka acara, Wakil Walikota Shenyang Qi Fazi mendapatkan kehormatan menyampaikan kata sambutan pertama. Dia mengatakan, "Shenyang adalah wilayah pusat Tiongkok di sebelah utara dengan kekayaan pariwisata yang melimpah. Dan Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan sumber daya alam. Saya mengucapkan semoga sukses untuk Malam Persahabatan Tiongkok Indonesia malam ini."
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Pemasaran Departemen Budaya dan Pariwisata (Depbudpar) Indonesia Sapta Nirwandar mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kota Shenyang atas undangannya kepada Indonesia untuk mempersembahkan sebuah pertunjukan lintas budaya yang memadukan kolaborasi musik dan tarian Indonesia sebagai bentuk persaudaraan masyarakat kedua negara dengan tujuan untuk mempererat persahabatan dan kerjasama kebudayaan dan pariwisata Indonesia dan Tiongkok, khususnya Kota Shenyang.
Dirjen Sapta Nirwandar mengatakan, "Melalui pertunjukan kolaborasi ini, diharapkan hubungan persaudaraan yang ada akan semakin kuat sekaligus meningkatkan semangat untuk saling mengenal dengan melakukan kunjungan, khususnya warga Shenyang ke Indonesia karena data menunjukkan bahwa masih sedikit warga Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia dibandingkan jumlah warga Indonesia yang ke Tiongkok."
Pagelaran seni Malam Persahabatan turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Shenyang, Liu Xiuzhi dan Wakil Kepala Dinas Pariwisata Shenyang, Chen Ruijie. Sedangkan sejumlah pejabat dari Indonesia yang hadir adalah Anggota Komisi 10 DPR RI Djabaruddin Ahmad, Kepala Fungsi Sosial Budaya KBRI Beijing Rosmalawati Chalid, Direktur Promosi dan Publikasi Depbudpar Esthy Reko Astuti, Duta Khusus Pegembangan Turisme Indonesia Depbudpar, Ted Sioeng yang juga adalah Direktur Utama Harian Guojiribao, serta sejumlah pengusaha Indonesia Tionghoa Medan, Sumatera Utara.
Malam Persahabatan Tiongkok Indonesia dimeriahkan oleh Grup Kesenian Liaoning yang menyuguhkan Tarian Naga dan Tarian Manzhuria, serta Grup Akobrat Shenyang yang mempertunjukkan aksi akrobatik yang memukau.
Sementara itu, sebagian dari kekayaan Kebudayaan Indonesia yang ditampilkan dalam pagelaran malam itu adalah Tarian Selamat Datang dan Kembang Janger Bali, dan Tarian Lenggo Manis yang dipersembahkan oleh South East Asian Dance Troupe (SEADT) serta Tarian Saman yang dipersembahkan Grup Tari Sumatera Utara. Para penonton turut dihibur oleh pertunjukan nyanyi Kwartet Batak dan grup musik Arumba Angklung.
Di penghujung acara, seluruh hadirin diajak memainkan angklung bersama-sama. Hanya diajari sebentar oleh Ika Widianingsih, ribuan penonton yang membanjiri Lapangan Balai Kota Shenyang langsung dapat memainkan instrumen angklung dengan harmonis mengiringi Ellen Kartika yang membawakan lagu populer sepanjang masanya Teresa Teng berjudul Yueliang Daibiao Wo de Xin. Dari wawancara dengan sejumlah warga setempat, pertunjukan angklung interaktif merupakan acara yang paling berkesan dalam pagelaran seni tersebut.
Usai acara Malam Persahabatan Tiongkok-Indonesia, Anggota DPR Djabaruddin Ahmad dalam wawancaranya dengan CRI mengatakan, pemerintah Indonesia seharusnya lebih mendorong pangsa pasar pariwisata ke Asia Pasifik. "RRT itu termasuk salah satu pasar yang sangat berpotensi. Artinya ke depan, daripada kita cape-cape ke Barat, kenapa wilayah timur sendiri dalam hal ini wilayah Asia Pasifik tidak melakukan pertukaran kebudayaan secara intensif guna memperkenalkan Indonesia dan melakukan pemasaran pariwisata," ujar Djabaruddin.
Menurutnya, di masa mendatang pertukaran seni budaya antara Indonesia dengan kawasan Asia Pasifik adalah kegiatan yang sangat strategis dalam membangun persahabatan dan kerjasama, serta mendorong pertumbuhan ekonomi negara.
Malam Persahabatan Indonesia Tiongkok turut mewarnai Festival Pariwisata Internasional Shenyang yang berlangsung dari 28 Agustus hingga 8 Oktober 2009. (Jepz)

















