Web  indonesian.cri.cn  
Jalan Kereta Api Tiongkok Tercatat 100 Ribu Km.
  2013-12-29 14:21:08  CRI

Tanggal 28 Desember tahun 2013 merupakan hari khusus dalam sejarah perkembangan jalan kereta api Tiongkok. Kemarin, jalan kereta api Xiamen-Shenzhen, jalan kereta cepat Xi'an-Baoji, jalan kereta api Liuzhou-Nanning, jalan kereta api Hengyang-Liuzhou, jalan kereta api Chongqing-Lichuan dan jalan kereta api di pantai Guangxi mulai beroperasi bersama, dengan demikian jalan kereta api yang beroperasi bertambah sejauh 2 ribu kilometer dalam satu hari, tercatat sepanjang 100 ribu kilometer.

Sejalan dengan terbentuknya jaringan kereta api sepanjang 100 ribu kilometer, Perusahaan Umum Perkereta-apian Tiongkok kemarin mulai menerapkan peta operasi kereta api yang baru. Di atas peta tersebut, kereta penumpang bertambah 75 pasang, tercatat sejumlah 2.369 pasang.

Menurut statistik Perusahaan Umum Perkereta-apian Tiongkok, jalan yang mencapai kecepatan 120 kilometer/jam dan k e atas melampaui 40 ribu kilometer, di antaranya yang mencapai kecepatan 160 kilometer/jam melampaui 20 ribu kilometer, sedangkan jalan kereta cepat menerobos 10 kilometer, kini Tiongkok sudah menjadi negara terbesar dalam skala pembangunan jalan kereta api.

Stop Play
Terpopuler
• Berbagai Kalangan di Indonesia Harapkan Kunjungan Xi Jinping
• Rapat Peringatan Genap 60 Tahun Pembentukan Asosiasi Agama Islam Tiongkok Digelar
• Sound Group, Perusahaan Terkaya Ke-72 Di Tiongkok Melibatkan Diri Dalam Pengolahan Limbah Indonesia
• Yu Zhengsheng Temui Politikus Partai Demokrat Jepang
• Xi Jinping Inspeksi Ke Distrik Militer Shenyang
• Renang Persembahkan Emas Pertama di AYG Ke-2 Nanjing
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040