Web  indonesian.cri.cn  
PM Tiongkok Sampaikan Pidato di Forum Ekonomi dan Perdagangan di Kuala Lumpur
  2015-11-23 15:54:27  CRI

Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menyampaikan pidato keynote dalam Forum Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Malaysia di Kuala Lumpur pagi hari ini (23/11).

Li Keqiang dalam pidatonya mengatakan, antara rakyat Tiongkok dan Malaysia terjalin hubungan persahabatan yang tidak terputus sepanjang sejarah dan inilah kondisi yang kondusif bagi kerja sama menyeluruh antara Tiongkok dan Malaysia, sekaligus sebab mengapa hubungan Tiongkok dan Malaysia termasuk yang terbaik di antara negara-negara ASEAN lainnya.

Li Keqiang menambahkan, strategi Satu Sabuk Satu Jalan yang diprakarsai Tiongkok akan dilaksanakan bersama dengan upaya konektivitas negara-negara ASEAN. Tiongkok akan meningkatkan kerja sama dengan Malaysia di bidang pembangunan infrastruktur dan industrialisasi. Tiongkok saat ini sudah memasuki periode menengah industrialisasi dan memiliki kapasitas produksi yang cukup maju di dunia, misalnya di sektor besi dan baja serta bahan konstruksi. Investasi modal Tiongkok di Malaysia akan menurunkan ongkos pembangunan infrastruktur di Malaysia, khususnya ongkos bahan mentah. Malaysia juga memiliki perlengkapan dan teknologi yang canggih di sejumlah sektor. Tiongkok menyambut pengusaha Malaysia menanam modal dan membangun pabrik ke Tiongkok untuk mendorong investasi dua arah antara kedua negara sehingga pada akhirnya mendorong perkembangan ekonomi Tiongkok dan Malaysia.

Li Keqiang menyatakan, peningkatan kerja sama antara Tiongkok dan Malaysia tidak hanya berlandaskan kepercayaan politik, tapi juga hasil-hasil pragmatis di bidang ekonomi. Tiongkok dan Malaysia juga memiliki prospek yang cerah dalam bidang hubungan antar masyarakat. Universitas Xiamen Tiongkok akan membuka cabang sekolah di Malaysia. Pemerintah Tiongkok akan menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi wisatawan Tiongkok untuk berwisata ke Malaysia, dengan harapan persahabatan antara rakyat kedua negara akan diwariskan turun-temurun.

Stop Play
Terpopuler
• Kunjungan Wakil PM Wang Yang ke Filipina Capai Hasil
• Pemimpin Thailand dan Filipina Berjanji Wujudkan Kerangka COC LTS
• PM Tiongkok Kunjungi Australia dan Selandia Baru
• Pemimpin Negara Tiongkok Ikuti Diskusi Delegasi KRN
• Presiden Park Geun-hye Didakwa
• Li Keqiang Temui PM Perancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040