Web  indonesian.cri.cn  
Film Indonesia "#66" Diminati Insan Perfilman Tiongkok
  2017-03-13 14:40:32  CRI

Kerja sama di bidang perfilman mendorong tidak hanya rasa saling pengertian antara masyarakat Indonesia dan Tiongkok, namun juga dapat berkontribusi positif bagi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, komunitas perfilman di Indonesia harus dapat mengambil manfaat dari terus berkembangnya pasar di Tiongkok, yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi sentra baru dunia perfilman.

Hal-hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar RI untuk RRT, Bapak Soegeng Rahardjo saat membuka pemutaran film Indonesia berjudul "#66" karya Asun Mawardi di China Film Archive Theater, Beijing pada tanggal 12 Maret 2017. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 330 penonton, yang terdiri dari masyarakat Indonesia di Beijing, para sineas muda Tiongkok, mahasiswa-mahasiswa asing, media lokal, dan beberapa pelaku industri perfilman Tiongkok.



#66 merupakan film terbaru Creative Motion Pictures, sebuah production house independen dari Jakarta, yang tengah giat mengembangkan kerja sama dengan komunitas-komunitas perfilman di berbagai belahan dunia.  Film laga yang berdurasi lebih dari dua jam ini telah tampil dalam festival-festival internasional, termasuk di London, Inggris dan Houston, Amerika Serikat, dan mendapatkan penghargaan di beberapa kategori. Sementara itu, di Tiongkok, #66 pernah diikutsertakan dalam Xi'an Silk Road International Film Festival dan merupakan satu-satunya film Indonesia yang lolos seleksi Beijing International Film Festival.



Sebagai produser, sutradara, dan bintang utama film #66, Asun Mawardi menjelaskan bahwa penayangan film ini utamanya ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Tiongkok mengenai potensi industri perfilman Indonesia, tentunya dengan harapan untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan. Berbagai pengalaman selama mengikuti festival film di Xi'an dan Beijing menunjukkan potensi kerja sama yang cukup menjanjikan. Hal ini juga didorong oleh semakin terbukanya masyarakat setempat terhadap film-film asing serta kapasitas sektor swasta Tiongkok mendanai karya-karya perfilman luar negeri.


Sebelum pemutaran film, telah dilakukan penandatanganan kontrak antara Creative Motion Pictures dan Red & White China mengenai pemasaran dan distribusi film #66. Dalam beberapa tahun terakhir, film-film Indonesia mulai mendapatkan penerimaan hangat dari para penonton di Tiongkok, termasuk The Raid, The Raid 2, dan Pendekar Tongkat Emas.  Hal ini menunjukkan adanya ketertarikan khusus terhadap genre aksi atau silat, yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mendorong penjualan #66 di pasar Tiongkok serta popularitas film Indonesia secara umum.

Stop Play
Terpopuler
• Aung San Suu Kyi Akan Kunjungi Mabes UE
• Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan di Mata Cendekiawan Singapura
• Calon Dubes AS untuk Tiongkok Berharap Dapat Beri Pengaruh Positif Kepada Hubungan AS-Tiongkok
• AS Akan Terus Perkuat Persekutuan AS-Jepang
• Kemenlu Tiongkok Gelar Jumpa Pers Tentang Forum Satu Sabuk Satu Jalan
• Kegiatan Peliputan Bersama Tiongkok-ASEAN dalam Kerangka Jalur Sutra Maritim Abad Ke-21 Digelar di Changsha
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040