Web  indonesian.cri.cn  
Xi Jinping Inspeksi Kota Beihai
  2017-04-20 11:25:16  CRI

Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan kunjungan kerja ke Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan pada hari Rabu (19/4). Kota pertama yang dikunjungi Xi Jinping adalah kota Beihai yang terletak di ujung selatan Guangxi. Ketiga sisi kota Beihai menghadap laut dan menyediakan jalur pelayaran yang paling memudahkan bagi bagian barat daya Tiongkok untuk menjangkau negara-negara Asia Tenggara. Luasnya 3.000 meter persegi, dengan populasi 1,7 juta jiwa.

Setiba di Beihai, Xi Jinping pertama-tama mendatangi Museum Kebudayaan Dinasti Han di Hepu. Museum ini memamerkan benda-benda budaya berupa tembikar, perkakas perunggu, emas dan perak, batu akik kristal, batu ambar dan lain sebagainya. Hepu merupakan salah satu pelabuhan yang menjadi titik tolak bagi kapal-kapal yang melakukan pelayaran di Jalur Sutra Maritim kuno.

Dalam kunjungannya di museum itu, Xi Jinping secara terperinci meminta keterangan mengenai asal usul dan sejarah benda-benda budaya yang dipamerkan, khususnya perdagangan yang dilakukan di sepanjang Jalur Sutra Maritim Kuno.

Seusai kunjungan di Museum Kebudayaan Dinasti Han di Hepu, Xi Jinping mendatangi sebuah dermaga di Pelabuhan Tieshan di daerah Teluk Beibuwan, di mana Xi Jinping mendengarkan laporan tentang perancangan dan pembangunan dermaga serta kerja sama Zona Ekonomi Teluk Beibuwan dengan negara-negara ASEAN. Xi Jinping menyatakan, Pelabuhan Tieshan mempunyai keunggulan geografis dan memiliki prospek perkembangan yang cerah. Ke depannya pelabuhan itu akan menjadi salah satu basis penting bagi Zona Ekonomi Teluk Beibuwan.

Xi Jinping mengatakan, dalam proses perkembangan Guangxi atau perkembangan ekonomi regional, pelabuhan ini akan memainkan peranan pendorong yang kuat. Presiden Xi berpesan agar berbagai pihak memandang pembangunan pelabuhan sebagai bagian penting dalam pengembangan ekonomi yang terbuka.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Xi sempat berbincang-bincang dengan kaum buruh yang bekerja di lokasi tersebut. Xi Jinping menyatakan, Museum Kebudayaan Dinasti Han di Hepu dan dermaga Pelabuhan Tieshan yang dikunjunginya berkaitan erat dengan Satu Sabuk Satu Jalan. Ia memuji kota Beihai sebagai salah satu kota bersejarah yang terletak di sepanjang Jalur Sutra Maritim dan berharap Beihai dapat membuka lembaran baru pembangunan Jalan Sutra Maritim pada abad yang baru.

"Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan telah mengundang perhatian yang luas di dunia sejak diajukan pada tiga tahun yang lalu. Pada bulan Mei mendatang akan digelar Forum Satu Sabuk Satu Jalan untuk Kerja Sama Internasional (BRF). Lebih dari 20 kepala negara atau pemerintah akan menghadiri pertemuan tersebut. Ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Inisiatif Satu Sabuk Satu Jalan adalah keinginan bersama seluruh masyarakat dunia. Kami bertekad mendorong keterbukaan dan pembangunan besar-besaran Tiongkok di bawah kerangka Satu Sabuk Satu Jalan dalam rangka mewujudkan Impian Tiongkok, yakni impian kebangkitan bangsa Tionghoa. Kita tengah berupaya menuju target tersebut." Demikian disampaikan Presiden Xi.

Stop Play
Terpopuler
• Pertemuan ke-11 Organisasi Persahabatan Non Pemerintah Tiongkok-ASEAN Luluskan Deklarasi Siem Reap
• Perayaan HUT 50 Tahun ASEAN Digelar di Manila
• Daerah Otonom Mongolia Dalam Rayakan HUT ke-70
• Kepala Ekonom IMF: Tiongkok Akan Terus Menjadi Pendorong Utama bagi Pertumbuhan Ekonomi Dunia
• Presiden Filipina Rodrigo Duterte Temui Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi
• AS Didesak Hentikan Pengintaian di Dekat Wilayah Tiongkok
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040