Perusahaan Tiongkok di Thailand Alami Perkembangan
  2017-04-21 09:43:04  CRI

Di dalam Kompleks Industri Rayong Thailand-Tiongkok di pantai timur Thailand tercatat sejumlah 80 lebih perusahaan Tiongkok, perusahaan-perusahaan tersebut mengalami perkembangan cepat, dengan aktif mendorong pembangunan lokalisasi, menyediakan lapangan kerja sebanyak 20 ribu. Mitra kerja sama pihak Thailand mengatakan, kedatangan perusahaan Tiongkok telah meningkatkan kemajuan dan teknologi pengelolaan, berbagai pihak sama-sama mendapat manfaat.

Sejumlah perusahaan dan proyek di dalam Kompleks Industri Rayong Thailand-Tiongkok mendapat sambutan dari pemerintah Thailand, sehingga menikmati kebijakan preferensial kelas tinggi dari Komisi Promosi Investasi Thailand. Mereka dengan aktif memperluas bisnis dan mengusahakan "lokalisasi", di samping dirinya mencapai perkembangan baru, juga telah mendorong kemajuan teknologi Thailand, sehingga Thailand mendapat banyak manfaat di bidang-bidang penempatan tenaga kerja, penataran tenaga berbakat dan transfer teknologi. Pada tahun lalu, pensuplai set perlengkapan tenaga solar mulai memproduksi tenaga solar Trisna di kompleks industri tersebut, Direktur Jenderal Zhao Jinqiang menyatakan, lokalisasi merupakan target perusahaannya.

Kompleks Industri Royong Thailand-Tiongkok dibangun bersama oleh dua perusahaan swasta, yaitu Group Amata Thailand dan Group Huali Tiongkok, mulai dibangun resmi pada tahun 2006. Kini, investasi dari 86 perusahaan Tiongkok di kompleks industri sudah melampaui US$ 2,5 miliar. Mitra kerja sama pihak Thailand, Presiden Group Amata, Vikrom Kromadit mengatakan, investasi perusahaan Tiongkok di kompleks industri memungkinkan berbagai pihak untuk memperoleh keuntungan. Ia mengatakan, investasi perusahaan Tiongkok di kompleks industri dengan menggunakan tenaga kerja dan sumber setempat, telah membantu kemakmuran ekonomi setempat dan seluruh daerah, investasi tersebut telah mendorong perkembangan perekonomian setempat, kualitas, pelestarian lingkungan dan pengelolaan mendapat jaminan, investasi memungkinkan berbagai pihak untuk mendapat keuntungan.

Kini, proyek tahap pertama dan kedua pembangunan kompleks industri sudah diselesaikan, tahap ketiga dengan area seluas 8 kilometer persegi sudah dieksploitasi, diperkirakan sesudah selesai dibangun dapat menerima 300 perusahaan dan menyediakan lapangan kerja sejumlah 100 ribu.

Group Huali Tiongkok sedang membangun markas besar kawasan ASEAN di Thailand, guna mendorong penyambungan proyek-proyek iptek, moneter dan sumber tenaga kerja antara Tiongkok dan Thailand serta antara Tiongkok dan ASEAN.

Kini, Tiongkok sudah menjadi mitra perdagangan terbesar dan negara sumber investasi besar kedua bagi Thailand, pada tahun lalu pemerintah Thailand berupaya mendorong penerimaan iptek tinggi dari Tiongkok, Presiden Group Amata, Vikrom Kromadit berpendapat bahwa adalah sangat luas prospek kerja sama antara Thailand dan Tiongkok. Ia menyatakan yakin bahwa keberhasilan dan perkembangan selama belasan tahun yang lalu serta proposal pemerintah Tiongkok mengenai "satu sabuk satu jalan" di ASEAN pasti mencapai perkembangan berlipat ganda, hal tersebut bermanfaat baik bagi Thailand maupun bagi negara-negara tetangga.

Stop Play
Terpopuler
• Hari Berkabung Nasional, Tiongkok Peringati Korban Pembantaian Massal Nanjing
• Tiongkok Usulkan Pelucutan dan Non-Proliferasi Senjata Kimia secara Seimbang
• Li Keqiang Hadiri Peringatan Genap 5 Tahun Kerja Sama 16+1
• Pertemuan Tingkat Tinggi Ketiga Hubungan Antarmasyarakat Tiongkok-Indonesia Digelar
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040