Anggaran Belanja Indonesia 2018 Tetapkan Berbagai Indikator Ekonomi
  2017-06-14 12:19:08  Kantor Berita Xinhua

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pemerintah Indonesia menyepakati asumsi makro sebagai dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018.

Dalam rapat yang digelar Selasa (13/6), pemerintah Indonesia dan Komisi XI DPR menyepakati asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 untuk indikator makro pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,4-6,1 %, lebih tinggi daripada target pertumbuhan ekonomi tahun 2017. Kesepakatan itu nantinya akan dibawa ke Badan Anggaran DPR untuk kembali didiskusikan. Untuk mewujudkan target tersebut, anggaran belanja tahun 2018 akan mencapai Rp 2.204 hingga 2349 triliun Rupiah. Meski begitu, defisit anggaran diperkirakan hanya akan berkisar 1,9-2,3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Konsumsi rumah tangga dan investasi luar negeri akan menjadi kekuatan utama pertumbuhan ekonomi pada tahun depan. Menurut perkiraan Bank Sentral Indonesia sebelumnya angka pertumbuhan ekonomi tahun depan hanya di kisaran 5,1%-5,5%, lebih rendah daripada target terendah yang ditetapkan pemerintah Indonesia. Ekonom Bank Pembangunan Asia berpendapat bahwa pertumbuhan yang ditetapkan pemerintah Indonesia bisa terwujud, tapi akan berada di kisaran yang lebih rendah antara angka 5,4%-6,1%.

Stop Play
Terpopuler
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
• Korsel dan AS Akan Revisi Persetujuan Perdagangan Bebas Antara Kedua Negara
• Industri Mebel Tiongkok Tampil di Indonesia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040