Web  indonesian.cri.cn  
Pameran Komoditas Kunming Ditutup
  2017-06-19 13:25:31  CRI

Pameran Komoditas Negara-negara Asia Selatan dan Asia Tenggara 2017 yang berlangsung di Kunming selama tujuh hari kemarin (18/6) ditutup. Jumlah dana yang ditandatangani dalam pameran kali ini melebihi 500 miliar Yuan.

Pameran Komoditas kali ini menarik lebih dari empat ribu perusahaan dari 86 negara dan daerah untuk berpartisipasi dengan presentasi perusahaan luar negeri sebanyak 42 persen, termasuk yang berasal dari 33 negara dan daerah sepanjang "Satu Sabuk Satu Jalan".

Kepala Kamar Dagang dan Industri Asosiasi Kerja Sama Regional Asia Selatan Suraj Vaidya dalam upacara pembukaan mengatakan, pameran komoditas ini memperkuat kerja sama Asosiasi Kerja Sama Regional Asia Selatan dengan Tiongkok, dan mendorong investasi yang saling menguntungkan antara kedua pihak. Dengan platform ini, pedagang yang berasal dari Asia Selatan dapat mencari peluang untuk mewujudkan kerjasama saling menguntungkan dan kemenangan bersama.

Wakil Menteri Perencanaan Investasi Laos Khomlian Phonsena menyatakan terima kasih kepada Provinsi Yunnan atas undangan mereka kepada Laos sebagai Negara Kehormatan dalam Pameran Komoditas 2017 dan Ketua Bergilir Forum Perdagangan Tiongkok-ASEAN. Ia mengatakan, pameran komoditas ini berperan penting dalam mendorong kerja sama perdagangan dan investasi Laos-Tiongkok, Laos-Yunnan, serta pembagunan interkoneksi dan interoperabilitas regional. Disamping itu, menonjolkan dan mengembangkan keunggulan geografis Yunnan untuk membentuk platform penting bagi hubungan perdagangan antara berbagai negara Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Stop Play
Terpopuler
• Zhang Dejiang Temui Wirato dan Darmin
• Dialog Ekonomi Tingkat Tinggi Tiongkok-Indonesia Digelar di Beijing
• Pertemuan ke-11 Organisasi Persahabatan Non Pemerintah Tiongkok-ASEAN Luluskan Deklarasi Siem Reap
• Perayaan HUT 50 Tahun ASEAN Digelar di Manila
• Daerah Otonom Mongolia Dalam Rayakan HUT ke-70
• Kepala Ekonom IMF: Tiongkok Akan Terus Menjadi Pendorong Utama bagi Pertumbuhan Ekonomi Dunia
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040