Web  indonesian.cri.cn  
"Aku Cinta Pada Kau, Tiongkok", Catatan Tentang Ilmuwan Huang Danian
  2017-07-13 09:49:38  CRI

Huang Danian adalah ilmuwan strategis yang terkenal di dunia. Dengan memimpin 400 ilmuwan lainnya, ia telah menciptakan sejumlah "nomor satu" di Tiongkok. Pada tanggal 8 Januari tahun 2017, Huang Danian yang berusia 58 tahun meninggal dunia karena penyakit yang tertimpa selama bertahun-tahun. Pemimpin tertinggi serta sejumlah besar pembaca, pendengar dan pengunjung internet melukiskan kisahnya dengan kata "mengharukan".

Setelah tamat dari Institut Geologi Changchun, yang merupakan perguruan tinggi yang terkenal di daerah timur laut Tiongkok, Huang Danian melanjutkan studinya di Inggris dan memperoleh gelar doktor, kemudian ia diangkat menjadi Direktur Penelitian dan Pengembangan Perusahaan Geofisika Arkex, Universitas Cambridge Inggris. Namun pada puncak kariernya, Huang Danian memilih untuk kembali ke tanah air dengan meninggalkan kondisi meteri yang unggul di luar negeri.

Pada tahun 2009, setibanya di tanah air, Huang Danian menerjunkan diri ke dalam pekerjaan yang sibuk. Di dalam kantor Huang Danian di Universitas Jilin tampak sebuah papan catatan dengan jadwal pekerjaannya selama setahun, misalnya berdinas ke kota-kota Changchun, Beijing, Nanning, Chengdu dan London, nama kota tersebut memperlihatkan jejak Huang Danian yang sibuk dalam satu tahun.

Dengan membawa ilmu pengetahuan yang belajar di luar negeri, salah satu pekerjaannya yang utama ialah mengembangkan "teknik pengukuran gravitasi penerbangan dengan presisi yang tinggi" yang sangat diperlukan oleh negara, khususnya meneliti dan mengembangkan " alat gradiometer gravitasi penerbangan". Peralatan tersebut bagaikan sepasang "mata perspektif" yang dapat digunakan untuk mengeksplorasi migas dan sumber pertambangan, juga dapat dimanfaatkan untuk kapal selam dalam penyerangan dan pertahanan. Profesor Yu Ping, salah seorang pembantu Huang Danian dari Institut Ilmu dan Teknik Survei Bumi Universitas Jilin mengatakan, di satu aspek, hal itu berkaitan dengan rencana negara dan kehidupan rakyat, di aspek lainnya berkaitan dengan keamanan dan pertahanan nasional, maka teknik tersebut dianggap sebagai teknik yang sangat diperlukan oleh negara. Kini, sejumlah kecil negara yang menguasai teknik tersebut yang dilarang diekspor ke Tiongkok. Sebelum Repelita ke-12, teknik tersebut tidak dikuasai sama sekali oleh Tiongkok. Setelah kembali ke tanah air, Huang Danian dengan mengorganisir berbagai lembaga yang beranggotakan ratusan ilmuwan untuk berpartisipasi dalam penelitian dan pengembangan program tersebut. Dapat dikatakan bahwa hanya dalam lima tahun saja, Tiongkok mempersingkat selisih dengan dunia selama 20 tahun baik di bidang kemampuan atau presisi dalam pengambilan data peralatan dan perlengkapan.

Stop Play
Terpopuler
• Korban Tewas Gempa di Meksiko Naik Jadi 120 Orang
• Li Keqiang dan PM Singapura Gelar Pembicaraan
• Tiongkok Puji Perjanjian Nuklir Iran sebagai Teladan bagi Penyelesaian Isu Panas Dunia Internasional
• Xi Jinping Sampaikan Surat Selamat kepada Ekspo Tiongkok-Negara Arab 2017
• RRT-Malaysia Jalin Kerja Sama Sertifikasi Halal
• Dialog Negara Emerging Market dan Negara Berkembang Canangkan Pola Kerja Sama "BRICS Plus"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040