Pengusaha Tiongkok dan Malaysia Jajaki Peluang Baru dalam Kerangka One Belt One Road
  2017-07-14 14:23:54  CRI

Forum Komunikasi Pengusaha Asia Tenggara-Tiongkok dalam Kerangka Satu Sabuk Satu Jalan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada hari Kamis kemarin (13/7). Forum tersebut diselenggarakan bersama oleh Institut Keuangan Wudaokou Universitas Tsinghua Tiongkok dan CIMB Malaysia. Para peserta forum membahas topik keadaan pembangunan dan perkembangan One Belt One Road dan bagaimana cara berpartisipasi dalam pembangunan tersebut.

Forum kali ini mengangkat tema "Peluang baru bagi pengusaha Tiongkok dan Malaysia dalam kerangka Satu Sabuk Satu Jalan". Forum tersebut dihadiri oleh ratusan cendekiawan dan pengusaha.

Menteri di Departemen Perdana Menteri Malaysia, Wee Ka Siong dalam sambutannya mengatakan, hingga tahun 2016, Tiongkok telah 8 tahun berturut-turut menjadi mitra perdagangan terbesar bagi Malaysia. Perdagangan kedua negara pada tahun ini terus terpelihara dengan baik. Volume perdagangan bilateral kedua negara mengalami pertumbuhan yang besar pada bulan Mei lalu.

Wee Ka Siong menambahkan, penyelenggaran Forum Komunikasi antar Pengusaha Asia Tenggara dan Tiongkok ini bertepatan dengan latar belakang pembangunan One Belt One Road yang terus maju. Melalui forum tersebut para pengusaha dari kedua negara dapat saling berbagi pengalaman suksesnya, bertukar informasi dan bersama-sama membahas titik fokus dan tren perkembangan ekonomi dunia pada masa kini dan masa mendatang.

Stop Play
Terpopuler
• KTT ASEAN dan Pertemuan Pemimpin Asia Timur Ditutup
• PM Tiongkok Hadiri KTT Asia Timur ke-12
• Xi Jinping Sampaikan Laporan di Depan Kongres Nasional ke-19 PKT
• Kongres Nasional ke-19 PKT Dibuka, Xi Jinping Minta PKT Memulai Perjuangan Membangun Negara Sosialis Modern
• Tiongkok Masuki Era Baru
• Bahasa Mandarin Jadi Bahasa Asing Kelima Prancis
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040