Web  indonesian.cri.cn  
Seminar Peringatan HUT Ke-50 ASEAN Serta Hubungan Tiongkok-ASEAN Digelar
  2017-07-15 14:21:27  CRI

Seminar yang berjudul Genap 50 Tahun Pembentukan ASEAN serta Hubungan Tiongkok-ASEAN kemarin (14/7) digelar di Jakarta, Ibukota Indonesia dengan disponsori bersama oleh Misi Tiongkok untuk ASEAN dan Pusat Penelitian ASEAN Universitas Indonesia. Para peserta menilai positif perkembangan hubungan Tiongkok-ASEAN, menantikan kedua pihak terus meningkatkan kerja sama untuk mendorong kemakmuran.

Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Xu Bu menghadiri acara pembukaan dan menyampaikan pidato. Ditekankannya, sejak dijalinkannya hubungan dialog antara Tiongkok dan ASEAN pada tahun 1991, hubungan politik kedua pihak terus meningkat, kerja sama ekonomi dan perdagangan berkembang pesat, komunikasi antar masyarakat juga semakin erat, kerja sama di berbagai bidang telah mencapai hasil yang bernas. Hubungan Tiongkok-ASEAN telah menjadi hubungan yang paling kuat dan paling aktif dalam semua hubungan ASEAN dengan mitra dialognya. Tahun depan adalah 15 tahun penggalangan Kemitraan Strategis Tiongkok-ASEAN, hubungan antara kedua pihak akan berada pada saat historis yang penting.

Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN, AKP Mochtan menyatakan, Tiongkok telah menjadi unsur eksternal paling besar bagi pembangunan ASEAN. ASEAN dan Tiongkok mengembangkan kerja sama baik di bawah kerangka Inisiatif One Belt One Road dan implementasi Deklarasi Perilaku Para Pihak (DoC) di Laut Tiongkok Selatan, juga telah mencapai hasil positif. Meneropong masa depan, kedua pihak hendaknya terus memperdalam kerja sama, dan dengan lebih lanjut meningkatkan dialog, mendorong komunikasi antar masyarakat, menjalin konektifitas yang lebih luas, serta mendorong pembangunan peradaban baru regional yang berbagi kemakmuran bersama.

Stop Play
Terpopuler
• Konferensi Bangkok BFA Fokuskan Kerjasama Regional Asia
• Konferensi Bangkok BFA Dibuka
• Jubir Kemenlu Tiongkok: "Pertanggungjawaban Tiongkok" dalam Masalah Nuklir Semenanjung Korea dapat Berhenti
• Menlu AS dan Arab Saudi Akan Bahas Krisis Diplomatik Qatar
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan Dengan Kanselir Jerman
• Warga Hong Kong Puas Terhadap Pembangunan Hong Kong Selama 20 Tahun Terakhir
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040