Web  indonesian.cri.cn  
Kemlu Tiongkok: Menentang Amerika Lakukan Sanksi Sepihak di Luar Kerangka DK
  2017-07-15 14:22:24  CRI

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang kemarin (14/7) dalam jumpa pers rutin di Beijing menyatakan, penyelesaian masalah nuklir di Semenanjung Korea membutuhkan kerja sama dan koordinasi bersama berbagai pihak. Tiongkok berharap agar berbagai pihak berupaya bersama, mendorong masalah tersebut diselesaikan secara damai melalui dialog dan konsultasi. Amerika Serikat jangan berbuat bagaikan habis manis sepah dibuang.

Menurut laporan, pejabat Amerika Serikat mengatakan, pemerintah Donald Trump dalam beberapa minggu ke depan mungkin akan mengenakan sanksi baru terhadap sejumlah bank dan perusahaan Tiongkok yang berbisnis dengan Korea Utara. Mengenai hal ini, Geng Shuang mengatakan, Tiongkok secara menyeluruh melaksanakan keputusan Dewan Keamanan PBB yang bersangkutan dengan Korea Utara, sementara menentang negara terkait melakukan sanksi sepihak di luar kerangka DK, terutama menentang negara terkait melakukan pengelolaan tangan panjang terhadap negara lain berdasarkan hukum dalam negerinya.

Sebagai anggota tetap DK PBB, Tiongkok dengan aktif berpartisipasi dalam serangkaian konsultasi DK mengenai rancangan resolusi tentang Korea Utara, dan mendukung kelulusan rancangan tersebut. Geng Shuang menekankan, Tiongkok melaksanakan resolusi DK, bukan melaksanakan hukum dalam negeri negara terkait.

Stop Play
Terpopuler
• Konferensi Bangkok BFA Fokuskan Kerjasama Regional Asia
• Konferensi Bangkok BFA Dibuka
• Jubir Kemenlu Tiongkok: "Pertanggungjawaban Tiongkok" dalam Masalah Nuklir Semenanjung Korea dapat Berhenti
• Menlu AS dan Arab Saudi Akan Bahas Krisis Diplomatik Qatar
• Xi Jinping Adakan Pembicaraan Dengan Kanselir Jerman
• Warga Hong Kong Puas Terhadap Pembangunan Hong Kong Selama 20 Tahun Terakhir
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040