Web  indonesian.cri.cn  
Penjualan Senjata AS kepada Korsel dan Jepang Tingkatkan Ketegangan Situasi Semenanjung Korea
  2017-09-08 10:17:32  Kantor Berita Xinhua

XINHUA: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Senin lalu (5/9) menyatakan di akun Twitternya bahwa dirinya akan memperkenankan Jepang dan Korea Selatan (Korsel) secara besar-besaran membeli perlengkapan militer yang paling canggih dari AS. Dilihat dari perkataan yang dilontarkan pejabat-pejabat tinggi AS, Jepang dan Korsel baru-baru ini, ketiga negara itu jelas akan meningkatkan kerja sama di bidang perlengkapan militer.

Para analis berpendapat, penjualan senjata canggih oleh AS kepada Jepang dan Korsel akan meningkatkan kemampuan militer Jepang dan Korsel. Hal ini kemungkinan besar akan menimbulkan reaksi keras Korea Utara (Korut) sehingga membawa lebih banyak ketidakpastian bagi situasi Semenanjung Korea, bahkan akan meningkatkan ketegangan situasi di kawasan ini.

Menanggapi cuitan Donald Trump di akun Twitternya tersebut, Korut menyatakan tidak akan gentar, bahkan akan melancarkan aksi balasan.

Para analis berpendapat, lampu hijau yang dikeluarkan Donald Trump mengenai penjualan senjata canggih dalam jumlah besar kepada Jepang dan Korsel berarti AS akan menghasilkan keuntungan sebesar belasan miliar dolar AS melalui transaksi amunisi. Sementara itu, tindakan AS tersebut akan meningkatkan kemampuan militer Korsel dan Jepang sehingga "aroma mesiu" di Semenanjung Korea akan menjadi semakin kental.

Tiongkok dan Rusia berpendapat, perketatan sanksi semata-mata tidak akan meredakan ketegangan situasi Semenanjung Korea. Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuannya dengan Presiden Korsel Moon Jae-in pada 6 September lalu menyatakan, penyelesaian masalah Semenanjung Korea tidak boleh hanya mengandalkan pengenaan sanksi dan pemberian tekanan.

Sementara itu, Juru bicara Kementrian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang dalam jumpa pers hari Senin lalu (5/9) menunjukkan, saat ini suara komunitas internasional yang mengimbau penyelesaian masalah nuklir Semenanjung Korea melalui cara damai termasuk dialog dan konsultasi tetap merupakan arus utama. Tiongkok berharap berbagai pihak terkait mendengarkan imbauan rasional dari masyarakat internasional, berkepala dingin dan bukan saling memprovokasi. Dalam penyelesaian masalah nuklir Semenanjung Korea, opsi militer bukanlah alternatif yang efektif, dan sanksi semata-mata bukanlah jalan keluar.

Stop Play
Terpopuler
• Korban Tewas Gempa di Meksiko Naik Jadi 120 Orang
• Li Keqiang dan PM Singapura Gelar Pembicaraan
• Tiongkok Puji Perjanjian Nuklir Iran sebagai Teladan bagi Penyelesaian Isu Panas Dunia Internasional
• Xi Jinping Sampaikan Surat Selamat kepada Ekspo Tiongkok-Negara Arab 2017
• RRT-Malaysia Jalin Kerja Sama Sertifikasi Halal
• Dialog Negara Emerging Market dan Negara Berkembang Canangkan Pola Kerja Sama "BRICS Plus"
Indeks>>
Komentar Pembaca
• Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah :
• 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon balasan !
• 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi.
• 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama
Indeks>>
© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040